banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
SKANDAL

Proyek Bermasalah Picu Geram Pj.Bupati Takalar

195
banner 970x250 banner 970x250

Ket.Gambar : Proyek di Galut inilah yang bikin Pj.Bupati Setiawan geram dan kesal gegara dikerja amburadul.(SS)

banner 468x60

——————————————–

Setiawan ‘Deadline’ Kontraktor Perbaiki Dua Minggu

MEDIAAKTUAL.COM – TAKALAR :

Gegara pengerjaan sebuah proyek pembangunan dikerja serampangan, sontak memicu rasa kesal dan geram Penjabat Bupati Takalar Setiawan Aswad.

Proyek yang amburadul tersebut yakni pembangunan Talud Bahu Jalan di Bontomajannang Kelurahan Bontolebang Kecamatan Galesong Utara (Galut).

Bermula dari adanya laporan warga masyarakat masuk ke Pemkab Takalar, rupanya direspon dan di follow up langsung oleh Pj.Bupati melakukan Sidak di lapangan.

Hasilnya, di lokasi proyek tampak jelas wajah Setiawan dibuat kecewa dan kesal melihat hasil kerja Kontraktor CV Putra Konawe Raya,  sebagai pelaksana kegiatan proyek.

Turut mendampingi Pj.Bupati yakni Kepala Dinas PUPR Takalar bersama jajarannya, Kabag Prokopim dan Lurah Bontolebang.

“Proyek ini harus di perbaiki secepatnya, Saya berikan waktu dua minggu kepada semua pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan ini untuk memperbaiki. Dalam waktu dua minggu saya akan kesini lagi untuk melihat semua proses dan hasilnya. Kalau tidak mendengar arahan ini, saya akan panggilkan Inspektorat Provinsi untuk datang kesini,” ancam Setiawan kepada pihak kontraktor dan pengawas di lapangan.

Ket.Gambar : Proyek di Manongkoki Polut, beda-beda tipis amburadulnya di Bontomajannang Galut.(SS)

——————————————-

Dikatakan, banyak sekali masyarakat disini (Bontomajannang) yang kecewa dan dirugikan atas pengerjaan proyek yang amburadul seperti ini.

Pj Bupati pun meminta kepada warga untuk mengawasi pengerjaan proyek dan mengapresiasi warga Galesong Utara atas aduannya secara langsung kepada Pemkab Takalar.

Usai mengecek proyek di Kecamatan Galesong Utara, Pj. Bupati Takalar melanjutkan peninjauan proyek di Kelurahan Manongkoki Kec. Polongbangkeng Utara.

Lagi-lagi, kegeraman dan rasa kesal Setiawan membuncah.

Pasalnya, pengerjaan proyek di Manongkoki itu tak lebih kondisinya sama amburadnya alias dikerja asal jadi seperti yang terjadi di Bontomajannang Galut.(r/red)

KABIRO : Hamsar A Tombong

REDAKTUR : Rahman S Kulle

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250