Salah Satu Solusi Meminimalisir Potensi Banjir Bantaeng.
MEDIAKTUAL.COM – BANTAENG :
Mantan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (ASS) mengakui, kehebatan Bupati Bantaeng periode 2018-2023 Ilham Azikin dalam proses pembangunan Cekdam Kasiping.
Menurutnya, Bupati yang berlatar belakang Purna Praja itu mampu membuat dalam menyelesaikan Cekdam hanya dalam waktu satu tahun.
“Kalau saya yang buat Cekdam itu sudah biasa. Tapi pak Bupati ini lebih luar biasa karena dari IPDN tapi bisa buat Cekdam dan kita apresiasi karena selesai lebih cepat,” pujinya, saat peresmian Cekdam Kasiping dan Air Siap Minum di Kecamatan Sinoa, tahun 2023 kemarin.
Disebutkan, Cekdam Kasiping mampu lebih cepat selesai dan dengan biaya yang minim hanya dengan Rp Rp 5,4 Miliar.
Cekdam, terang Gubernur, mampu menahan debit air yang biasa membanjiri jalan nasional di Bantaeng saat intensitas hujan tinggi.
“Semoga Cekdam ini bisa mengurangi debit air yang biasa membanjiri jalan nasional. Selain itu masyarakat juga bisa memanfaatkan airnya jadi air baku dan untuk kebutuhan pertanian,” harap Sudirman Sulaiman.
Ilham Azikin, kala itu, menyampaikan terima kasih atas atensi Pemprov Sulsel, dalam hal ini Gubernur, yang telah memberikan perhatian dan bantuan keuangan daerah kepada pemerintah kabupaten Bantaeng dalam pembangunan Cekdam Kasiping dan bantuan pembangunan teknologi pengolahan air siap minum di Kabupaten Bantaeng pada tahun 2023.

Bantuan lainnya, berupa rehabilitasi Masjid Syekh Abdul Gani Bantaeng dan bantuan program tiga desa andalan setta penanganan stunting dan pengembangan UMKM.
Ilham Azikin, yang masih berpeluang besar ‘Oppo’ pada Pilkada Nooember 2024 mendatang itu menyebutkam, Cekdam Kasiping dibangun dengan kerja sama Pemkab Bantaeng yang menyiapkan dana pembebasan lahan seluas kurang lebih satu hektare dan bantuan keuangan dari Pemprov Sulsel sebesar Rp 5,4 Miliar yang digunakan untuk pembangunan fisik Cekdam Kasiping.
“Ekspektasi kita semya, Cekdam Kasiping ini akan mengurangi potensi banjir di wilayah kecamatan Bisappu dan Bantaeng kedepannya. Selain, dapat mengendalikan erosi tanah, sedimentasi dan aliran permukaan yang dibangun pada alur sungai sehingga dapat mengurangi kecepatan aliran dari hulu ke hilir,” paparnya.
Cekdan ini juga, imbuhnya, dapat berfungsi sebagai air baku untuk kawasan pertanian serta dapat menjadi obyek wisata untuk masyarakat umym.
Selanjutnya, berkat kerjasama sama yang baik dengan Pemprov Sulsel, Bantaeng kini memiliki teknologi pengolahan air siap minum yang terletak di Desa Bonto Jai Kecamatan Bisappu.
“Begitu pula dengan terbangunnya teknologi pengolahan air siap minum ini, semoga dapat memproduksi air siap minum dan dapat dikelola dengan baik oleh masyarakat yang ada di Desa Bonto Jai,” harap Dr.H.Ilham Syah Azikin, lulusan Lemhanas 2019 dan peraih Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI.
PEMRED : AM.Sukardi Tahir
Langsung ke konten














