Pemkab Luwu Tetapkan Tanggap Darurat Bencana 30 Hari
MEDIAKTUAL.COM – LUWU :
Bencana banjir bandang dan tanah longsor menerjang Kabupaten Luwu Sulsel, Jumat 3 Mei 2024.
Tragedi alam yang merenggut puluhan nyawa warga itu, terjadi hampir di seluruh wilayah kecamatan akIbat intensitas hujan yang sangat tinggi.
Mirisnya, banjir ini dianggap paling terparah sejak Kabupaten Luwu resmi dibentuk menjadi sebuah daerah otonom.
Pasca banjir mulai surut, Penjabat (Pj) Bupati Luwu Sulsel Muh Saleh, melakukan langkah-langkah penanganan dengan menetapkan waktu tanggap darurat bencana selama 30 hari terhitung mulai tanggal 3 Mei hingga 1 Juni 2024.
“Banjir dan tanah longsor mengakibatkan rumah, fasilitas kesehatan dan pendidikan terendam, rusaknya jalan poros desa serta jembatan, akibat kejadian tersebut membuat akses mobilisasi warga, akses perekonomian dan aktivitas masyarakat terganggu,” ungkapnya.

Muh Saleh pun menginstruksikan, seluruh aparat pemerintah daerah agar siap siaga dan membantu penanganan bencana di lokasi atau daerah masing-masing.
“Seluruh satuan kerja penanggulangan bencana daerah untuk mengarahkan seluruh personel, sarana dan prasarana pemerintah daerah untuk membantu penanganan bencana,” tandasnya.
Bencana tanah longsor Kabupaten Luwu terjadi di sejumlah kecamatan, diantaranya Kecamatan Latimojong, Kecamatan Suli Barat, Kecamatan Bupon.
Sementara, bencana banjir terjadi di Kecamatan Suli, Kecamatan Suli Barat, Kecamatan Ponrang Selatan, Kecamatan Larompong, Kecamatan Bajo, Kecamatan Bajo Barat, dan Kecamatan Ponrang.
Juga, banjir membuncah didi Kecamatan Ponrang Selatan, Kecamatan Kamanre, Kecamatan Belopa, Kecamatan Belopa Utara, Kecamatan Larompong Selatan, Kecamatan Bupon.

Sampai berita ini tayang, tercatat korban jiwa sebanyak tujuh orang yakni Rumpak (97 tahun), Jatima (55 tahun), Rima (84 tahun), Muhammad Misdar (29 tahun), Mawi (57 tahun), Sukma (9 tahun) dan Kapila (84 tahun).
Pj Bupati Luwu mengingatkan, kepada masyarakat jika terjadi hal-hal yang membutuhkan informasi, dapat segera menghubungi call center BPBD Kabupaten Luwu Nomor: 081242040888.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu, Budi Baso Tenriesa mengatakan, banjir mulai surut di beberapa kecamatan.
Disebutkan, intensitas hujan yang tinggi menyebabkan Sungai Suso dan Sungai Suli meluap menggenangi pemukiman warga.
Akibatnya, ratusan warga mengungsi karena dibeberapa tempat terjadi ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, bahkan ada yang lebih satu meter.(red)
KONTRIBUTOR : Muh Idrus
KORLIP : Syaiful Ngemba –
Langsung ke konten














