MEDIAKTUAL.COM – JENEPONTO :
“Tahun ini akan tercatat dalam sejarah bahwa kita semua ditahun 2024 ini akan bersama-sama mencapai harapan memajukan bumi Turatea ini, hingga bangkit kembali sebagai tempat berpijaknya para ilmuwan (tau cara’de) , pemberani ( tau barani) dan para saudagar (pedagang).
Hal tersebut, disampaikan Penjabat Bupati Jeneponto Junaedi Bakri m, saat melaksanakan Shalat Idul Fitri 1445 Hijriah, berlangsung di Masjid Agung Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu Jeneponto Sulsel, Rabu 10 April 2024.
Dalam sambutannya, momen Hari Raya Idul Fitri 1445 H ini memiliki makna dan momentum yang sangat strategis.
Menurut Junaedi, Bumi Turatea ini sangat kaya potensi sumber daya alam, apalagi lahan yang ada dikelola oleh para petani, nelayan, pembudidaya rumput laut dan pedagang yang memiliki semangat sebagai pekerja keras.
“Untuk itu, pemerintah harus senantiasa menjadi bagian dari seluruh warganya, dengan mengarahkan segenap potensi kebijakan dan alokasi sumberdaya guna membangun sinergi mengimplementasikan semangat Abbulosibatang atau berkolaborasi antar pemerintah dan masyarakat,” teragnya.
Dikatakan, Pemerintah akan terus berupaya, memberikan kepastian pemenuhan untuk kebutuhan pelayanan dasar khususnya Pendidikan dan Kesehatan.
“Seluruh komponen yang ada di Jeneponto berkewajiban untuk memajukan Pendidikan didaerah ini, termasuk mendorong anak usia sekolah yang belum atau sempat putus sekolah untuk kembali kesekolah, juga dengan mengembangan system pendampingan pembelajaran bagi anak-anak yang harus menjadi tulang punggung keluarga,” papar Penjabat Bupati Jeneponto itu.
Untuk layanan kesehatan, janji Junaedi, harus diutamakan pemberian tindakan, tidak lagi pelayanan administrative yang lebih
“Pemerintah harus selalu berkomitmen bahwa wujud keberadaannya adalah dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Untuk itu pelayanan yang harus diutamakan,” tegas Junaedi.
Selain itu, tekannya, Pemerintah berkewajiban memberikan kepastian ketersediaan pupuk bagi para petani.
”Mudah-mudahan memasuki musim tanam kedua kelangkaan pupuk di Jeneponto tidak lagi menjadi masalah yang berulang,” pungkasnya.
Junaedi mengajak, semua pihak untuk membantu Pemerintah untuk melakukan pengawasan dalam penyaluran pupuk.
“Mari kita awasi bersama penyaluran pupuk subsidi agar lebih tepat sasaran, pupuk subsidi adalah untuk petani kecil, sedangkan bagi petani yang sudah memiliki modal besar sudah tidak layak lagi memakai pupuk subsidi. Hal ini, dimaksudkan agar ada pemerataan sehingga pada akhirnya petani kecilpun mampu bangkit guna memenuhi kebutuhan hidup termasuk kebutuhan pendidikan anak-anaknya kejenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya.
“Saya atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Daerah mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah, Minal Aidin Wal Faidzin. Mohon maaf lahir dan bathin,” tutur Junaedi Bakri.
Turut hadir, jajaran Forkopimda, para pimpinan OPD, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta ribuan jamaah yang menadati Masjid Agung Belokallong.(red)
JURNALIS : AM.Syakhrir Tahir
REDAKTUR : Tajuddin Ngawing
Langsung ke konten














