MEDIAKTUAL.COM – GOWA :
Eksistensi Lembaga Pendidikan Mahasantri (LPM) di Limbung Bajeng Kabupaten Gowa, tidak lepas dari gagasan dan inovasi murni dari Bupati Adnan Purichta Ichsan.
Selama beroperasi sekitar lima tahunan, LPM ini mengalami pengembangan signifikan untuk mencetak Mahasantri penghapal Al-Quran yang berprestasi.
Melihat progres pengembangan LPM tersebut, mengetuk hati Pemkab Gowa kembali memberikan reward atau hadiah umrah bagi 10 Mahasantri yang mampu menyelesaikan 30 juz hafalannya hingga saat ini, Kamis 4 April 2024.
Dikatakan, melalui APBD perubahan nanti, pihaknya akan menganggarkan pemberian reward sebagai bentuk perhatian pemerintah atas keberhasilan program ini.
“Insya Allah pada APBD perubahan, nanti saya minta Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah bersama dengan Pak Kadis Pendidikan untuk dianggarkan dan memberikan lagi 10 hadiah umrah bagi Mahasantri, pembina atau pengurus, dan pengasuh masing-masing putra dan putri teladan agar menjadi motivasi bagi yang lainnya,” janji Adnan.

Selain pemberian reward, orang nomor satu di Gowa itu juga melakukan peresmian pemberian nama pada Masjid LPM yaitu dengan nama Masjid Adnan Nur Ichsan dan Baruga Adnan-Kio sebagai penggagas dalam Program Mahasantri ini yang ditandai dengan penandatanganan prasasti
“Terima kasih juga masjidnya dengan nama saya, dimana Adnan artinya menyenangkan, menjaga pintu surga, dan Nur adalah cahaya sedangkan Ichsan nama almarhum Ayahanda tercinta. Kemudian baruga ini juga menjadi baruga Adnan-Kio yang Insya Allah sebagai kenang-kenangan saya bersama dengan Pak Wabup sebagai orang yang merintis lembaga pendidikan Mahasantri ini, jadi siapapun yang menjadi bupati di masa yang akan datang dia terus menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya,” harapnya.
Intinya, Bipati Gowa dua periode itu berkomitmen untuk terus memberikan perhatian pada LPM dan akan terus melahirkan para penghafal Quran.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan, Taufik Mursad mengatakan hingga hari ini kurang lebih 1 tahun 5 bulan LPM berdiri, secara umum seluruh target perkuliahan dan hafalan telah dicapai dengan baik dan semakin meningkat.
Dibuktikan, sebutnya, dengan telah tercapainya hafalan 30 juz sebanyak 27 orang, hafalan 29 juz 2 orang, dan yang sudah menghafal di atas 15 Juz sebanyak 83 orang atau kurang lebih 49,7 persen.
Begitupun, terang Kadis Taufik, dengan kinerja perkuliahan yang pada awalnya sangat berat diikuti oleh seluruh Mahasantri karena harus menyelesaikan target hafalan sambil berkuliah, tetapi semakin hari semakin mudah dan terbiasa
“Alhamdulillah setelah 3 semester rata-rata IPK sebesar 3,68 dan hanya 4 orang dari 167 yang IPK-nya di bawah 3,0. hal ini tentunya tidak lepas dari dukungan sarana dan prasarana serta dukungan para pengelola dan pembina serta yang terpenting dukungan semangat yang besar dari Bapak Bupati dan Wabup Gowa sang penggagas Mahasantri ini,” ungkapnya.
Turut hadir, jajarannForkopimda Gowa, para pimppinan OPD Lingkup Pemkab Gowa, para camat, pemuka agama, tokoh masyarakat serta para orangtua Mahasantri.(red)
KORLIP : Muh Yusuf – Amir Gassing
EDITOR : SS.Nyampa
Langsung ke konten














