MEDIAKTUAL.COM – TAKALAR :
Insiden berdarah menggemparkan masyarakat Sulsel, khususnya di Kabupaten Takalar.
Pasalnya, sebuah video viral yang beredar luas dijagat maya, Jumat 15 Maret 2024, tampak seorang lelaki mengenakan songkok hitam berbaju kokoh putih, jatuh terkulai dengan kondisi tubuh sangat mengenaskan.
Warga tersebut, diketahui bernama Hamsah Daeng Gassing (36), yang juga seorang Mantan Imam Desa.
Lokasi bentrok, terjadi di Desa Balangtanayya, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut) Kabupaten Takalar.


Dalam peristiwa, tampak jelas segerombolan warga membabi buta menyerang korban menggunakan parang terhunus dan menebas kaki dibagian paha hingga memicu luka dalam yang menganga.
Di pekarangan luas, depan sebuah rumah batu, korban yang diketahui bernama Hamsah Daeng Gassing, tergeletak bersimbah darah ditanah.
Tidak diketahui persis, ikwal pemicu terjadinya pemarangan sadis terhadap korban.
Hanya informasi yang merebak di tengah warga menyebutkan, tragedi berdarah itu yang dilakukan para pelaku yang tersulut emosi gegara korban diduga kerap mengganggu isteri orang.

Sayang, beberapa hari pasca insiden, bahkan sampai berita ini terpublis, Polres Takala belum berhasil meringkus kelompok pelaku.
Padahal, Polisi tengah melakukan penyelidikan dan terus memburu pelaku yang berbuat aksi main hakim sendiri.
Kaur Bin OPS (KBO) Reskrim Takalar Iptu Chaidir menyebut, kasus ini bermula saat sejumlah warga mendatangi rumah HG di Desa Balangtanayya.
Warga yang melihat HG langsung menyerang dan melakukan penganiayaan korban dengan membawa parang.

Sejumlah wanita yang melihat hal tersebut, sontak berteriak histeris, dengan rasa panik dan kebingungan.
Dalam kondisi korban duduk tak berdaya akibat tebasan parang, beberapa wargabtermasuk emak-emak memeluk dan memberikan pertolongan.
“Saat ini korban masih dirawan intensif pasca operasi pahanya yang luka sobek. Awalnya, dievakuasi ke RSUD. Padjonga Daeng Ngalle lalu dirujuk ke Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar.
Dari kasus ini, Daeng Rewa, salah seorang keluarga korban mendatangi dan mendesak Polres Takalar segera mengungkap dan mengamankan semua pelaku.(bs/red)
KORLIP : Saiful Ngemba
REDAKTUR : Rahman S Kulle
.
Langsung ke konten














