LSM PERAK : Sangat Layak Untuk Dievaluasi
MEDIAKTUAL.COM – TAKALAR :
Merasa punya segudang pengalaman memimpin sebuah lembaga pendidikan SMA Swasta di Desa Patani Kec.Mappakasunggu, membuat karirnya melejit.
Tak lama kemudian, pria ini didapuk menakhodai SMAN 9 Takalar sebagai Kepala Sekolah di Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), debgan
Sayang, leadership yang dimiliki Kepsek Kaimuddin ini terkesan abai dan kurang mencermikan sebagai sosok pendidik yang amanah dan berkualtas.
Fenomena itu terkuak, saat disambangi Devisi Investigasi LSM PERAK Rahman Samad bersama rekannya dari media , 27 Februari 2024 mengatakan, jika dirinya sudah bosan jadi kepala sekolah.
“Terus terang saya ini sudah bosan dan jenuh jadi kepsek. Apalagi, saya sudah lebih dari sepuluh tahun menjabat kepala sekolah di sebuah sekolah swasta di Patani,” timpal Kaimuddin dengan mimik yang kurang bersahabat.
Kaimuddin pun tampak membusungkan dada dan enteng berucap bahwa ‘kalau berbahasa preman-saya juga tau karena saya ini mantan aktivis’.
Dengan tipikal dan gaya kepemimpinan Kepsek SMAN 9 Takalar yang sok hebat itu, sepertinya tidak pantas lagi dipertahankan dan perlu dievaluasi oleh pengambil kebijakan, dalam hal ini Kadis Pendidikan Provinsi Sulsel.
Dari tutur bahasanya yang berulang-ulang kali menyebut kata sudah ‘BOSAN’ jadi kepala sekolah, setidaknya menjadi pertimbangan evaluasi untuk mengganti jabatan Kaimuddin yang kurang mengedukasi dan menjunjung tinggi profesionalisme.
“Gaya kepemimpinan seperti ini, tidak laku lagi di era kekinian. Apalagi, berlama-lama dipelihara di lembaga pendidikan. Kalau tidak diganti, bisa merusak sistem karena mereka tidak fokus membangun terutama dalam meningkatkan mutu pendidikan, sebagaimana ekspektasi atau harapan Penjabat Bupati Takalar Setiawan Aswad,” tukas Rahman Samad.(red)
EDITOR : Sahabuddin S, SH
Langsung ke konten














