MEDIAKTUAL.COM – GOWA :
Musim kemarau yang berkepanjangan memicu kekerimgan di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Sulsel.
Mengantisipasi kekeringan akibat El Nino, praktis berdampak terhadap produksi pertanian.
Kaitan itulah, salah satu upaya pemerintah untuk membantu kebutuhan pangan bagi masyarakat kecil, Pemkab Gowa bersama Perum Bulog Makassar, mulai melakukan penyaluran bantuan cadangan pangan tahap II berupa beras kepada 58.773 Kelompok Penerima Manfaat (KPM).
Penyaluran tersebut, dilakukan dilakukan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, berlangsung di Hakam Kantor Bupati Gowa, Senin 11 September 2023.
Adnan pun mengatakan, situasi saat ini sedikit mengkhawatirkan.
Pasalnya, Bencana El Nino yang memicu terjadinya kondisi kekeringan berdampak pada produksi pertanian sehingga jauh mengalami penurunan termasuk beras.
“Saat ini cadangan beras pemerintah sekitar 58 persen berdasarkan hasil identifikasi yang dikeluarkan oleh badan pangan. Sehingga berdasarkan instruksi presiden maka hari ini kita melakukan penyaluran cadangan beras sampai tiga bulan ke depan (Desember),” ungkapnya.

Apabila hal ini berlanjut, terang Sekjen APKASI itu, seluruh pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota diminta melalui APBD dan Biaya Tak Terduga (BTT) untuk menambahkan bantuan beras agar diberikan kepada masyarakat kita di wilayah masing-masing.
Tak hanya itu, pihaknya juga akan mengidentifikasi lokasi pertanian yang bisa meningkatkan produksinya, begitupun lokasi atau lahan yang terjadi kekeringan untuk membuat sumur bor bekerjasama dengan TNI.
“Nanti kita kerjasama dengan TNI, karena dan ada program dari Angkatan Darat dan Divisi Kostrad untuk pembuatan sumur bor memakai BTT di lokasi-lokasi yang terdapat kekeringan esktrim,” jelas Bupati Gowa dua periode itu.
Adnan meminta, SKPD terkait untuk mengawal penyaluran tersebut agar tepat sasaran sekaligus dilakukan pendampingan oleh Kejari sehingga penyaluran berjalan dengan baik.
“Kita akan lihat datanya apakah ini sudah mencukupi kepada KPM yang mendapatkan penyaluran, kalau memang masih terjadi kekurangan pemerintah siap menambahnya memakai BTT dan APBD Kabupaten Gowa, sehingga semuanya bisa mendapatkan penyaluran bantuan, sehingga kekeringan yang kita khawatirkan tidak terlalu dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat kita yang ada di wilayah kabupaten Gowa,” ungkapnya.
Sementara itu, Pemimpin Cabang Perum Bulog Makassar, Karmila Hasmin Marunta mengatakan penyaluran hari ini diperuntukkan bagi Kecamatan Somba Opu yang nantinya akan berlanjut kepada kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Gowa.
“Khusus hari ini kita salurkan ke Somba Opu sebanyak 5.124 KPM atau 51.240 kg karena setiap KPM akan mendapatkan 10 kg perbulannya,” sebutnya.
Adapun total KPM yang menerima
penyaluran bantuan ini sebanyak 58.773 KPM dengan total beras 587.730 kg, dimana setiap bulannya seluruh KPM terdaftar akan menerima bantuan cadangan beras sebanyak 10 kg.
Turut hadir, Dandim 1409 Gowa, Letkol INF Muhammad Isnaeni Natsir, Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Yenni Andriani, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Firdaus, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Muhammad Fajaruddin, Kepala Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setkab Gowa, Muh Amin.(red)
KORLIP : Muh Yusuf – Amir Gassing
EDITOR : Mustafa
Langsung ke konten














