banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
NASIONAL & MANCANEGARA

Bupati Adnan Sabet Satyalancana Wira Karya

31
banner 970x250 banner 970x250

MEDIAKTUAL – COM – GOWA :

banner 468x60

Berikhtiar dan kerja keras toh tidak menghianati hasil.

Fenomena itulah, sukses ditunjukkan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, dimana tahun 2023 ini Presiden RI Joko Widodo memberikan Award atau penghargan berupa  Satyalancana Wira Karya.

Penghargaan tersebut, diserahkan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, pada acara Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan Indonesia Ke-XVI, dihelat di Lapangan Udara (Lanud) Sutan Sjahrir, Padang, Provinsi Sumatera Barat, Sabtu 10 Juni 2023.

Adnan mengaku, penghargaan yang diterimanya bukan saja berkat kolaborasi yang terbangun antar seluruh pihak.

Tetapi, secara khusus adalah peran dari para petani, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kotak dan kelompok tani lainnya.

Bupati Adnan meerasa perlu mempersembahkan penghargaan tersebut untuk para petani yang ada di Kabupaten Gowa.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Gowa khususunya Dinas TPH dan jajarannya, para petani, KTNA Kotak, dan seluruh yang ikut terlibat di dalamnya. Sehingga berkat kerja keras mereka sehingga kita bisa mendapatkan penghargaan ini,” ungkapnya.

Satyalancana Wira Karya merupakan penghargaan kepada mereka yang berjasa dalam memberikan dharma baktinya yang besar kepada negara dan bangsa Indonesia sehingga dapat dijadikan teladan bagi orang lain.

Bupati Gowa dua periode itu menilai, penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi karena dianggap berkontribusi terhadap kemajuan pertanian Indonesia, khususnya di Kabupaten Gowa.

Meraih Satyalancana Wirakarya tersebut, terangnya,  bukan perkara mudah.

Pasalnya, harus melewati berbagai proses dan tahapan hingga mampu meraih salah satu penghargaan tertinggi dari Presiden Republik Indonesia ini.

“Kita melewati proses seleksi yang cukup panjang, harus melewati beberapa penilaian. Tentu itu semua dibutuhkan data-data, inovasi yang konkret dan juga komitmen dari kepala daerah bersama dengan seluruh jajaran, petani yang ada sehingga kita bisa mendapatkan penghargaan ini,” jelas orang nomor satu di Gowa itu.

Sementara, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Fajaruddin mengatakan, pertanian merupakan salah satu penyumbang terbesar dalam peningkatan ekonomi di Kabupaten Gowa.

Bahkan, menjadi program prioritas Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni.

Menurutnya, keseriusan tersebut terlihat dengan meningkatnya produksi jagung dalam tiga tahun terakhir. Ditambah dengan inovasi melalui hormon pertumbuhan yang terbuat dari bahan-bahan alami.

Belum lagi, Kabupaten Gowa menjadi penghasil jagung terbesar ketiga di Sulawesi Selatan, dan peningkatan produksinya dibarengi dengan peningkatan pendapatan petani itu sendiri.

Khususnya melalui uji coba hormon pertumbuhan yaitu auxin, sitokinin dan giberelin yang menunjukkan hasil signifikan.

“Hasilnya dimana produksi meningkat menjadi dua sampai tiga tongkol pertanaman, dan produksinya meningkat dari enam ton per hektar menjadi 10 ton per hektar,” jelasnya.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Gowa juga memiliki integrated farming berbasis jagung.

Pengembangan kawasan integrated farm ini berada di dua lokasi yakni Desa Manjapai, Kecamatan Bontonompo dan Desa Pakatto, Kecamatan Bontomarannu.

“Kami berharap melalui inovasi-inovasi tersebut dapat meningkatkan keterampilan petani dalam meningkatkan produksi usaha tani jagung dan pendapatan para petani yang berdampak baik terhadap kesejahteraan masyarakat,” pungkas kadis.

Selain Bupati Gowa, penghargaan Satyalancana Wira Karya ini juga diterima salah satu tokoh petani yakni Sainuddin Nuji, Sekretaris KTNA Kabupaten Gowa yang melakukan inovasi dengan sistem JITUT (Jaringan Irigasi Terpadu Usaha Tani) dengan mengupayakan sistem perpompaan di daerah non irigasi sehingga di wilayahnya yang biasanya panen satu kali dengan luas lahan 100 Ha yang dialiri, mampu memanen hingga dua kali dengan luas lahan yang dialiri sampai 300 Ha. (r/red)

JURNALIS : Rahmat Rani – Rizaldi

KORLIP : Muh Yusuf – Dirwan – Anwar Lasilu

EDITOR : Tajuddin Ngawing

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250