banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
TNI-POLRI

‘Tidak Boleh Ada Anggota Keluar Dari Markas’

121
banner 970x250 banner 970x250

Ket.Gambar : Pangdam dan Kapolda kompak bersalaman usai mengfelar jumpa pers, terkait kasus kerusuhan yang membuncah di Kota Makassar.(rep)

banner 468x60

——————————————————

Pangdam XIV/Hsn dan Kapolda Sulsel Sikapi Kasus Perusakan di Makassar

MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :

Buntut perusakan dengan membakar sejumlah kendaraan dinas dan fasilitas milik POLRI di Kota Makassar Sulsel,  membuat Pandam XIV Hasanuddin bersama Polda Sulsel, menghelat Konferensi Pers, berlangsung di Mapolrestabes Makassar, Jumat 14 April 2023.

Hal yang memgemuka, selain membahas kerusuhan yang dilakukan Orang yang Tidak  Dikenal (OTK) juga terkait kasus cekcok atau kesalah-pahaman antara oknum TNI Brigif 11/BS dengan Tim.l Patmor Samapta di Fly Over Petta Rani, saat digelar Operasi Cipta Kondisi, pada 12 April 2023.

Baik Pangdam Mayjen TNI Totok Imam Santoso maupun Kapolda Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso mengatakan, kasus perusakan itu telah selesai.

“Polrestabes dan pihak Brigif sudah sepakat damai dan masalah sudah selesai,” ungkapnya.

Namun demikian, katanya,  proses hukum tetap diberlakukan bagi mereka yang terbukti melakukan pelanggaran.

Bahkan, katanya, sudah disampaikan ke seluruh jajaran TNI-Polri.

“Kami tetap Solid untuk mengatasi gangguan-gangguan keamanan, apalagi menjelang pemilu 2024,” tegas Totok.

Perwira tinggi TNI penyandang dua bintang dipundak itu berharap, kepada media agar dapat bekerja sama membuat berita-berita yang benar dan sejuk serta tidak memprovokasi menimbulkan persepsi yang salah khususnya bagi warga masyarakat Kota Makassar.

Ditekankan, persoalan yang terjadi pada hari Rabu 12 April lalu adalah kesalahpahaman.

“Keamanan adalah hal yang terpenting. Makanya, saya menginstruksikan anggota termasuk TNI AL dan TNI AU tetap siaga dan standby dimasing-masing satuan.Tidak boleh ada anggota yang keluar markas dan tidak terpengaruh terhadap isu-isu yang beredar, semua kontrol dari pimpinan,” harap Pangdam.

Terpenting, imbuhnya lagi, TNI dan POLRI tetap komitmen dan bekerja bersama-sama di lapangan.

Ket.Gambar : Salah satu kendaraan dinas milik POLRI yang menjadi sasaran perusakan yang dilakukan OTK.(rep)

——————————————————

“Kita khawatir  kasus ini ditumpangi isu-isu politik karena menjelang pemilu 2024. Saya yakinkan bahwa TNI AD, AL, AU sudah dalam pengamatan atasannya,” tukasnya.

Sementara itu, Kapolda Setyo Boedi mengatakan pihaknya sepakat dengan Pangdam agar tidak melanjutkan persoalan ini.

“Tapi kalau ada yang terjadi kita perlu calling down,” harapnya.

Kapolda berharap,  kasus ini tidak berkembang lagi di masyarakat karena keamanan adalah hal yang terpenting.

“Saya kira kita berusaha dan masalah ini sudah ditangani oleh kami. Mudah-mudahan ini  bisa menjawab supaya menciptakan situasi semakin kondusif. Dan, nasalah ini tidak akan terprovokasi dengan isu-isu yang lain,” harapnya.

Menurut Setyo Boedi, masalah ini sudah diambil langkah-langkah dengan baik yang pada intinya tidak ada masalah antara TNI dan Polri.

“TNI Polri tetap selalu solid menjaga kondusifitas di Makassar dan Sulawesi Selatan pada umumnya,” pungkasnya.(red)

KORLIP : Saiful Ngemba – Anwar Lasilu – Dirwan – Rahman Samad

EDITOR : Mustafa

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250