Depan Kampuss UIN dan UNM Diserang Batu dan Busur
MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :
‘Seperti mami dia yang punya, mau kuasai jalanan. Berdemo itu ada aturannya, masa malam-malam begini masih berlanjut, ini sudah kelewatan dan sangat mengganggu pengguna jalan lain. Pantas warga lain melawan, menyerang batu dan membusur,” kesal seorang pengendara yang memaksa motornya putar arah mencari lorong di seputar JL. RSI Faisal, Kamis 6 April 2023, malam.
Aksi demo mahasiswa ini, terjadi di dua tempat yakni depan kampus UIN Jl.Sultan Alauddin dan UNM Makassar Jl.AP.Petta Rani.
Pemicu unjuk rasa yakni.
menolak Undang-undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) Ciptakerja yang disahkan oleh DPR RI pada tanggal 21 Maret 2023 lalu.
Polisi pun harus kerja ekstra memukul mundur ratusan massa mahasiswa UIN, dengan tembakan gas air mata.
Itupun, kurang mempan karena dibalas dengan lemparan batu dari dalam kampus.
Presiden Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Jumardi mengatakan aksi ini sebagai penolakan pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja.
Rusuh, tak kalah serunya terjadi
di depan kampus UNM, Jalan AP Pettarani.
Insiden tersebut, diwarnai aksi penyerangan warga yang datang konvoi berbekal busur panah hingga lemparan batu.

Awalnya, massa demo bubar setelah aparat kepolisian menembakkan gas air mata.
Namun, kericuhan kembali pecah setelah sejumlah warga yang datang dari arah Jalan Andi Djemma Makassar meneriaki barisan mahasiswa yang ada di dalam kampus.
Aksi lempar batu warga dan dibalas mahasiswa tak terelekkan, membuat aparat keananan tunggang langgang berlari meredamnya
Sampai pukul 22.00 wita, suasana demo berhenti namun area kamoys masih dijaga ketat aparat kepolisian dibantu TNI.(red)
JURNALIS : AM.Dirfan – Rahmat Rani
KORLIP : Saiful Ngemba
Langsung ke konten














