MEDIAKTUAL.COM -TAKALAR :
Tahun 2023 ini, Pemkab Takalar bisa bernafas lega gegara Pemprov Sulsel menyuntik anggaran pembangunan.
Gelontoran dana tersebut, diberikan pada momen oeringatan Hari Jadi Takalar ke-63, yang digelar di Lapangan H.Makkatang Dg.Sibali, Jumat 10 Februari 2023.
Alokasi anggaran dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan itu, berasal dari Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp1,6 miliar untuk warga terdampak bencana alam di Kabupaten Takalar.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman menginstruksikan, pemenuhan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak bencana.
Bahkan,katanya, telah mengalokasikan bantuan BTT untuk tanggap darurat penanganan bencana alam.
“Kami alokasikan bantuan Rp1,6 miliar untuk tanggap darurat bencana alam, seperti banjir, angin kencang dan abrasi yang terjadi pada Desember 2022 lalu,” ungkap Gubernur termuda di Indonesia itu.
Disebutkan, bantuan BTT dari Pemprov Sulsel itu untuk merehabilitasi rumah terdampak bencana sebanyak 228 unit dan pembangunan rumah bagi korban bencana sebanyak 17 unit.
Atas bantuan tersebut, Penjabat Bupati Takalar Setiawan Aswad menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian Gubernur Sulsel untuk terus mendorong pembangunan daerah berjuluk Butta Panrannuangku itu.
“Terima kasih Bapak Gubernur Andi Sudirman karena telah memberikan bimbingan dan dorongan dengan sejumlah gerakan dan program beliau yang menyentuh masyarakat Takalar,” ujarnya.

Hal lain, Kepala Dinas PUTRPKP Kabupaten Takalar Muhsin mengatakan, BTT itu dialokasikan untuk tanggap darurat bencana terhadap rumah yang rusak, dengan kondisi rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan.
Selain itu, Pemprov Sulsel juga menyerahkan bantuan keuangan sebesar Rp2,5 miliar untuk pembangunan talud penahan abrasi, pembangunan destinasi wisata Pulau Sanrobengi, dan subsidi Trans-Andalan.
Untuk diketahui, Pembangunan TPI Beba ini menjadi salah satu perhatian Pemeritah Provinsi Sulawesi Selatan mengingat kondisinya yang mengalami rusak.
Untuk tahun 2022 lalu, telah dialokasikan sekitar Rp4,5 Miliar untuk rehabilitasi serta sarana dan prasarana di TPI Beba.
Di tahun ini, akan kembali dilanjutkan pembangunan dalam mendukung TPI Beba yakni dengan pembangunan breakwater atau pemecah ombak senilai Rp18,5 Miliar, serta sejumlah fasilitas pendukung, dengan total alokasi tahun ini senilai Rp21,4 Milliar.
Sehingga total alokasi selama tahun 2022 dan tahun 2023 di TPI Beba senilai Rp26 Miliar.
“Insya Allah, tahun ini kembali dilanjutkan pembangunan, khususnya breakwater atau pemecah ombak. Tujuannya, mencegah abrasi dari bangunan TPI Beba yang berada di wilayah di Desa Tamasaju Galut itu tidak rusak akibat abrasi,” janji gubernur.
JURNALIS : Hamsar Arifuddin
KORLIP : Muh Yusuf – Rahman S
REDAKTUR : Tajuddin Ngawing
Langsung ke konten














