Musisi Muda Sulsel Uqbah Al Ansyari : Performance Sarat Makna dan Inspiratif
MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :
Membludak, memukau dan spektakuler.
Nuansa itu, membuncah di tengah gelaran konser musik yang dihelat di UpperHills Convention Center jl. Metro Tanjung Bunga Kota Makassar, Rabu 25 Januari 2023.
Untuk diketahui, Kota Makassar Sulawesi Selatan merupakan Kota paling pertama di tahun 2023 menjadi perhelatan Konser Indonesia yang mengusung tema “SEMUA JADI SATU”,.
Konser musik ini, menghadirkan beberapa musisi Legendaris diantaranya Mus Mujiono, Fariz RM, Deddy Dhukun dan Vina Panduwinata.

Euforia penonton khususnya para penikmat musik era 80-90 an, lumayan membludak hadir menikmati performance artis ibukota itu.
Pertunjukan ini, sangat spektakuler dari Dehills Production yaitu Sound System, Lighting serta Multimedia untuk mendukung jalannya konser tersebut.
Konsepnya, diakui Muh Uqbah Al Ansyari, S.Pd, M.Pd, Musisi Muda yang tengah naik daun di Kota Makassar, bahwa konser musik ini betul betul membawa misi untuk mengguyur kesejukan di tahun politik ini.

Selain itu, katanya, membawa pesan untuk berpikir bijaksana jangan sampai terjadi perpecahan.
Artinya, papar Uqbah sapaat akrab musisi asal Bantaeng itu, bahwa sadar bahwa siapapun yang akan memerintah negeri ini, Negara tercinta ini tidak akan berubah nama dia akan tetap Indonesia, dan kita tetap menjadi rakyat dan bagian dari bangsa ini, Bersatu Kita Kuat, Kita Kuat Karena Kita Bersatu.

“Sama sama kita gandeng tangan, Indonesia Semua Jadi Satu, begitulah lirik lagu yang di lantunkan oleh ke 4 Musisi Legendaris sesaat sebelum pertunjukan berakhir,” pungkasnya.
Alumnus bergelar Magister Seni itu mengakui, lagu-lagu yang disuguhkan masih tetap abadi dan melegenda.
Betapa tidak, malam itu penonton bak dihipnotis ikut bernyanyi bersama seperti Lagu Deddy Dhukun “Masih Ada”, Fariz RM “Barcelona” Mus Mujiono “Tanda tandanya” serta Vina Panduwinata “Burung Camar”.
Tak ketinggalan, adanya pelibatan kalangan milenial antaranya pengiring Band IrvanBand_Jakarta serta Rio_ricardo.

“Arransemen mereka menyesuaikan dan menjangkau ranah pasar, mereka juga melibatkan choir yang telah berkiprah di tingkat Nasional dan Internasional yaitu Paduan Suara Mahasiswa Universitas Hasanuddin, ikut menjadi bagian dari Apresiasi Pertunjukan,” terang Uqbag, yang sehari-harinya beraktivitas di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Prvinsi Sulsel.
Menurutnya, tidak hanya mendengarkan lagu-lagu tetapi memahami tema nilai serta keistimewaan dari setiap gaya musiknya.
Aspek lainnya, jelas Uqbah lagi, pPertunjukan musik ini juga mampu meningkatkan Industri Kreatif subsektor musik untuk membantu perekonomian sektor pariwisisata kita pasca Pendemi Covid-19.
“Konklusinya, konser musik Indonesia ini berhasil menyatukan lintas generasi gegara sarat makna, inspiratif dan mengedukasi terkhusus bagi kalangan milenial.
PEMRED : Ardi Tahir
Langsung ke konten














