banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
DAERAH

Peternak Bantaeng Disuntik 590 Juta

41
banner 970x250 banner 970x250

Bupati Ilham Azikin Minta Rutinkan Vaksin Ternak  

banner 468x60

MEDIAKTUAL.COM – BANTAENG :

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi ternak, cukup mewabah di sejumlah daerah di Indonesia.

Kondisi tersebut, juga sempat dialami sejumlah peternak di Kabupaten Bantaeng Sulsel beberapa bulan lalu.

Menyikapinya, Pemkab Bantaeng melalui Dinas Pertanian dan Peternakan intens melakukan langkah antisipasi dengan mengadakan vaksin ternah secara rutin.

Terkait masalah wabah PMK.tersebut, kini Pemkab Bantaeng menyalurkan Rp590 Juta untuk 27 peternak.

Dana itu, diberikan kepada peternak yang melakukan pemotongan bersyarat terhadap ternak mereka yang terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). 

Bupati Bantaeng, DR.H.Ilham Azikin mengucapkan terimakasih kepada semua peternak yang dengan rela melakukan pemotongan bersyarat untuk melindungi ternak lainnya dari wabah PMK.

Dikatakan, meski Bantaeng telah zero kasus PMK namun bupati brrharao peternak untuk tetap waspada terhadap wabah ini. 

“Cara melindungi ternak kita adalah dengan melakukan vaksin ternak, ” hatapnya

Ilham Azikinmengatakan, ini adalah upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penularan PMK.

Setidaknya, terang bupati,  para peternak lainnya juga ikut membantu pemerintah untuk menjaga kondisi Bantaeng tetap zero kasus PMK. 

Sementara itu,Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Peternakan Eben Sri Mangampa menyebutkan, jumlah kasus ternak yang terinfeksi PMK pada 2022 mencapai 339 ekor.

Dari jumlah itu, sebanyak 225 ekor berhasil disembuhkan. Sebelumnya, ada 82 ekor ternak yang terpaksa harus dipotong bersyarat. 

“Kita beruntung, tahun lalu mendapatkan alokasi dana untuk kami gunakan membeli obat-obatan dan vitamin untuk mengatasi PMK ini, ” ungkapnya.

Eben Sri mengatakan, selain memberikan obat-obatan dan vitamin, pihak Dinas Peternakan juga menyalurkan bantuan vaksinasi untuk ternak di Bantaeng.

Total sebanyak 8.620 ekor ternak di Bantaeng sudah divaksin untuk mengantisipasi menyebarnya PMK. 

“Di Februari ini, kita akan melakukan vaksinasi kedua dan Boster, ” bebernya. 

Kabid Eben juga menyebut, saat ini Bantaeng sudah dipastikan zero kasus PMK.

Artinya, jelasnya lagi,  zero kasus PMK ini berkat bantuan para peternak yang rela jika ternak mereka terinfeksi PMK untuk dipotong bersyarat. 

Penyerahan dana pemotongan bersyarat ini dilakukan di kantor Bidang Peternakan di Jalan Bangau, Kabupaten Bantaeng, Rabu, 25 Januari 2023.

Para peternak itu menerima bantuan yang langsung masuk ke rekening mereka masing-masing.

Bantuan ini, rinci Eben Sri, diterima setiap peternak dengan nilai beragam yakni antara Rp10 juta hingga Rp50 juta.(red)

JURNALIS : Suarni – Hamsar Situju

REDAKTUR : Mustafa

banner 970x250 banner 970x250