Pj.Bupati Takalar Kumpulkan Camat, Lurah dan Kades
MEDIAKTUAL.COM – TAKALAR :
Untuk kaki perdana, sejak Setiawan Aswad dilantik sebagai Penjabat Bupati Takalar, mereka mengumpuljan seluruh Canat, Lurah dan Kepala Desa.
Ngumpul bareng tersebut, dikemas dalam bentuk kegiatan Rapat Koirdinasi (Rakor), berlangsung di Baruga I Mannindori Kantor Bupati Takalar, Selasa 10 Januari 2023.
Pj.Bupati Takalar menekankan, desa adalah tumpuan semua pembangunan.
“Hakikat pemerintahan adalah membuat desa menjadi relevan dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Dipaparkan, di tengah perubahan yang ada di pemerintahan, semua harus tetap melangkah maju ke depan dalam membangun daerah.
Artinya, terang dia, ketika ada isu yang berkembang diluar sana kita harus menjalin komunikasi dalam mencapai satu kesepakatan yang terbaik.
“Kita punya otonomi desa, layanan pemerintahan didepan ada didesa mulai dari fungsi pengaturan dengan BPD, fungsi pelayanan, fungsi pembangunan dan fungsi pemberdayaan,” jelasnya.
Mantan Kadis Pendidikan Sulsel itu berharap, agar para kepala desa agar terus menggenjot potensi di desanya.
“Kita akan dorong apa yang bisa dikontribusikan dalam kemajuan Takalar kedepan. Dengan cara itu, kita akan menciptakan pola pikir dan pola tindak yang harmonis. Tidak sama tapi sejalan,” urai Setaiwan Aswad.
Hal lain, Sekda Takalar H. Muh. Hasbi menjelaskan bahwa rakor ini untuk mensinergikan semua program dan menyamakan persepsi antara pemerintah daerah dengan pemerintah desa dalam pembangunan daerah.
Juga, dipaparkan bahwa perkembangan suatu desa diukur dari Indeks Desa Membangun (IDM).
Disebutkan Sekda, ada 3 indeks yang harus diperhatikan sebagai indikator dalam meningkatkan angka IDM di desa yaitu indeks ketahanan ekonomi, sosial dan indeks teknologi lingkungan.

“Saya perlu jelaskan ada 4 desa tertinggal dilihat dari status perkembangan di IDM yaitu desa Balang Datu, Mattiro Baji, Rewataya dan Desa Tompo Tanah.
“Saya himbau kepada camat agar segera melakukan upaya dalam memperbaiki IDM desanya,” pintanya.
Hasbi menyanpaikan, dengan adanya kebijakan dari pemerintah pusat, kita harus maksimalkan dana yang ada dalam kelancaran pemerintahan. .
Tentunya, imbuh Sekda, dengan membangun komunikasi yang baik dan saling menghargai dalam melakukan pekerjaan.
Terpenting lagi, Hasbi mengingatkan, agar fokus pada penanganan kemiskinan extrem.
Caranya, sebut dia, dengan melakukan pendataan berapa jumlah miskin extrem yang pendapatannya dibawah10 ribu per kepala, itulah yang harus tersentuh disegala sektor bantuan termasuk jaminan kesehatan.
Turut hadir, Kepala PMD Sulsel, para Kepala OPD Kab. Takalar, Ketua APDESI Takalar dan undangan lainnya.(red)
JURNALIS : Hamsar Tombong
KORLIP : Rahman S Kulle
REDAKTUR : Mustafa
Langsung ke konten














