Ket.Gambar : Walikota Danny Pomanto melihat langsung sisa material dan puing-puing yang berserakan di lokasi kebakaran.(rep)
——————————————————–
MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :
Kebakaran yang meluluhlantakkan Pasar Sentral, 27 Desember 2022, malam itu Walikota Makassar tak menampakkan batang hidungnya.
Ikwal pasal, Danny Pomanto tengah berada di Jakarta.
Esok harinya, begitu pesawat landing di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Walikota dua periode itu langsung menemui para pedagang sekaligus memantau sisa puing dan tenda hangus yang berserakan di lokasi.
Di area kebakaran, Danny Pomanto segera membahas rekonstruksi Pasar Sentral Makassar pascakebakaran yang menghanguskan 931 kios.
“Satu dua hari ini saya akan panggil semua pedagang untuk merumuskan. Saya selalu dalam keputusan seperti ini melibatkan mereka semua,” ujarnya, Rabu (28/12/2022).

Ket.Gambar : Kondisi terkini Pasar Sentral Makassar pasca kebakaran, Selasa Desember 2022.(rep)
Walikota berjanji akan mencarikan solusi tepat dan secepat-cepatnya, agar mereka bisa berdagang apalagi menyambut Bulan Suci Ramadhan.
Danny mengaku sudah meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengecek anggaran untuk dialokasikan pada perbaikan Pasar Sentral Makassar.
Biaya tersebut, diharapkan bisa meringankan beban pedagang yang terdampak.
“Saya cek di PU ada biayaya yang bisa untuk peruntukan material untuk mereka. Paling tidak meringankan mereka,” terang Danny Pomanto.
Terpenting lagi, imbuhnya, perlunya sistem keamanan Pasar Sentral Makassa berupa penyediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
“Ini sangat urgen karena sistem pengamanan APAR, bisa buka tutup dan harus diterapkan,” tegas Danny.

Walikota berharap, kejadian ini tidak terulang lagi. Insiden ini menjadi evaluasi untuk segera berbenah.
“Kejadian yang berulang ulang seperti ini harus menjadi pelajaran yang kita meningkatkan keamanan, sistem keamanan pasar itu harus menjadi bagian penting, terutama tentang kebakaran,” pungkasnya.
Terkait pwnyebab kebakaran, Danny enggan berspekulasi dan menyerahkan penuh pada pihak kepolisian untuk bekerja.
“Biarkan kepolisian nanti yang mengungkapkan, Pak Kapolrestabes pelabuhan sedang melaksanakan penyelidikan,” tukasya.
Sementara itu, Dirut Perumda Pasar Makassar Raya Ichsan Abdul Hussein menyebut, data potensi untuk blok B selatan istilahnya ini 931 (yang terdampak). Ini jumlah los atau kios dan bukan jumlah pedagang.
Ichsan mengungkapkan kios yang terbakar didominasi pedagang tekstil, seperti pakaian dan gorden.
Estimasi kerugian pedagang, ungkapnya, mencapai Rp.70 miliar.(red)
JURNALIS : Rani – Rezki – Mansur – Situju – Ical
KORLIP : Saiful Ngemba
EDITOR : Mustafa
Langsung ke konten














