banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
SKANDAL

Abrasi Gerogoti Bantaeng, Parah..?

75
banner 970x250 banner 970x250

Bupati Ilham Azikin Minta Waspadai Cuaca Ekstrim

banner 468x60

MEDIAKTUAL.COM –  BANTAENG :

Intensitas hujan yang tinggi memicu terjadinya gelombang pasang disertai angin kencang, hampir merata melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan.

Terparah, di wilayah selatan Sulsel, dampak cuaca ekstrim juga dirasakan Kabupaten Bantaeng, terutama masyarakat yang bermukim di daerah pesisir gegara terjadi abrasi.

Untuk mencegah kondisi meluasnya abrasi tersebut, Pemkab Bantaeng, dalam hal ini Bupati Ilham Azikin, langsung ‘action’ langsung turun ke lapangan untuk memastikan upaya penanganan segera mengatasi dampak abrasi itu.

Bupati bergelar ‘Doktor’ itupun memberi warning kepada Dinas PUPR dan instansi terkait untuk melakukan langka-langkah kongkrot da. penanganan sehingga tidak.meresahkan masyarakat, Ahad 25 Desember 2022.

Salah satu lokasi yang terdampak Abrasi yakni  wilayah pantai Seruni, Minggu, 25 Desember 2022.

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bantaeng menunjukjan, sedikitnya ada sembilan titik kerusakan badan jalan di wilayah Pantai Seruni dan Jampung Cabodo.

Abrasi tersebut, diperkirakan terjadi sangat cepat akibat tingginya ombak di kawasan pesisir Seruni, sejak beberapa hari lalu.


Kepala Dinas PU Bantaeng, Andi Sjafruddin Magau mengatakan, dari data sementara, ada sembilan titik badan jalan yang terkena abrasi di Kawasan Pantai Seruni dan Kampung Cabodo.

Dua titik ini, diantaranya beresiko merusak jembatan di kawasan Kampung Cabodo.

“Oleh karena itu, kita berupaya melakukan penanganan sementara, supaya jembatan ini tidak putus,” ungkapnya

Kadis yang ikut mendampingi Bupati Bantaeng berkeliling meninjau lokasi abrasi menyebut, pihaknya mengerahkan 50 truk timbunan material bebatuan untuk menutup titik-titik yang terkena abrasi itu.

Alasannya, terang Syafruddin Magau, sebagau, penimbunan itu sebagai langkah penanganan sementara untuk mengantisipasi abrasi makin meluas.

“Kita kerahkan 50 truk material bebatuan untuk menimbun. Supaya abrasinya tidak meluas,” pungkasnya.

Kadis PUPR Bantaeng, berjanji akan melakukan koordinasi dengan pihak Balai Jalan Nasional untuk upaya penanganan jangka panjang dampak abrasi.

Meski demikian, pemerintah Kabupaten Bantaeng juga akan berupaya untuk menyiapkan anggaran untuk penanganan sementara.

“Karena ini kondisi darurat, kita juga akan siapkan anggaran sementara untuk perbaikan permanen,” paparnya.

Ditanya soal upaya jangka panjang, diakui kadis, memang membutuhkan biaya yang besar.

“Kita kaji dulu, apakah kawasan ini membutuhkan pemecah ombak ataukah tanggul yang lebih kuat. Ini tentu membutuhkan anggaran yang besar, oleh karena itu kita akan koordinasi dengan Balai besar jalan,” tukasnya.

Sementara itu, Bupati Bantaeng, Ilham Azikin ikut memantau sejumlah ruas jalan di kawasan Pantai Seruni dan Kampung Cabodo.

“Abrasi ini harus ditutup dengan meterial batu. Kalau hari ini sudah ditutup. Jangan sampai berdampak luas,” katanya.

Ilham mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa mewaspadai angin kencang dan cuaca yang ekstrem beberapa hari kedepan.

Selain, Bupati jebolan IPDN-STPDN Jatinangor itu berharap, masyarakat Bantaeng mematuhi imbauan BMKG, terutama masyarakat pesisir agar tidak melaut untuk sementara waktu.(red)

EDITOR :Tajuddin Ngawing

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250