Ket.Gambar : Mayat korban mengapung dikolam air usai lompat dari atas Menara Masjid ketinggian 35 meter.(rep)
—————————————————-/
MEDIAKTUAL.COM – PANGKEP :
Iba dan sangat tragis. Itulah yang dialami seorang gadis remaja, warga Kelurahan Bonto-bonto Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep Sulsel.
Wanita malang itu, diketahui bernama Rita Sri Mauludia (22).
Tidak diketahui persis sebab musababnya, sampai gadis periang berwajah cantik itu nekat mengambil jalan pintas dengan cara bunuh diri, Kamis 15 Desember 2022, sekitar pukul 09.00 wita.
Yang menyayat hati, mayat korban ditemukan mengapung dalam kolam yang berada dipelataran Masjid Taqwa Bonto-bonto Ma’rang.
Dalam video yang beredar berdurasi 26 detik dan viral di jagat mayat, nampak puluhan warga sedang berada di lokasi dan sejumlah personel polisi dan TNI melakukan evakuasi.

Ket.Gambar : Foto kenangan Rita Sri Mauludia sebelum tewas mengenaskan dengan cara bunuh diri.(rep)
——————————————————
Terdengar perekam video mengatakan bahwa korban lompat dari Menara Masjid Taqwa dengan ketinggian mencapai sekitar 35 meter
“Woeee. Lompat dari ketinggian menara 35 meter, bunuh diri, lompat dari ketinggian menara. Cewe,” ujar perekam video.
Penelusuran Jurnalis MEDIAKTUAL.COM di TKP, korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat yakni Muslim (54) dan Obeng (35).
Menurut Muslim, saat bekerja di depan rumahnya di depan Masjid Taqwa, ia sempat melihat ada yang jatuh dari Menara Masjid.
Musliman lalu lari menuju Masjid Taqwa dan melihat ada seorang perempuan sudah tidak bernyawa lagi dengan posisi terapung di kolam Menara Masjid.
Muslim, pun berinisiatif untuk langsung melaporkan ke Polsek Marang.

Hal serupa juga diceritakan Obeng, saat ia sedang kerja bangunan di samping Masjid Taqwa sempat mendengar suara perempuan berteriak dari atas Meenara Masjid.
Merasa penasaran, dia berlari ke Masjid dan melihat sosok korban yang sudah mengapung kolam dan sudah meregang nyawa.
Sementara warga setempat, Tari membenarkan adanya peristiwa bunuh diri di menara Mesjid.
Lokasi kejadian dan rumah korban sendiri sangat dekat, tepat berada di depan masjid.
Kasat Reskrim Pikres Oanfjeo IPTU La Ode M Jufri Hamsah mengakui adanya perempuan yang menjadi korban bunuh diri dengan cara melompat dari Menara Masjid.
Disebutkan, wanita yang berstatus PHL Staf Kelurahan Bonto-bonto diduga karena depresi dan rutin berobat di puskesmas.
“Korban merupakan pasien dengan riwayat penyakit gangguan kejiwaan yang rutin setiap bulan berobat,” jelas La Ode.
Sementarsma, Kapolsek Ma’rang AKP Sunardi membenarkan tragedi bunuh diri yang menewaskan Rita.
“Kini, olisi akan tetap menyelidiki penyebab insiden itu dengan memeriksa sejumlah saksi,” katanya.
Sumardi mengatakan, pada tubuh korban ditemukan luka robekan di kepala keluar darah, hidung luka memar dan beberapa bagian tubuh lainnya.
Jenazah korban, selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.(red)
JURNALIS : Abrahim
EDITOR : Rukli R OmCos
Langsung ke konten














