banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
SKANDAL

Longsor Parangloe Renggut Empat Nyawa

93
banner 970x250 banner 970x250

Ikhsan Parawansa Minta Warga Waspadai Cuaca Ekstrem

banner 468x60

MEDIAKTIAL.COM – GOWA :

Intensitas hujan yang cukup tinggi sepekan terakhir ini, membuat beberapa wilayah di Kabupaten Gowa tergenang air bahkan terjadi banjir.

Mirisnya, akibat cuaca ekstrem itu, salah satu kecamatan yang berada di dataran tinggi Gowa yakni Parangloe diterjang bencana tanah longsor, Rabu 16 Nopember 202, sekitar 17.10 Wita.

Merebaknya informasi terkait musibah tanah longsor tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa Ikhsan Parawansa, langsung bergerak dan menyisir sejumlah lokasi termasuk tempat evakuasi atau penampungan warga yang terdampak bencana.

Lokasi Kejadiannya,  berada di Kampung Kunyika Dusun Galesong Desa Lanjoboko Kec. Parangloe.

Selain itu, sebut Ikhsan Parawansa, terjadi di Kampung Borong Sapiri, Desa Lonjoboko Parangloe.

“Bencana ini terjadi karena cuaca ekstrem dimana intensitas curah hujan yang cukup tinggi, khususnya di Kecamatan Parangloe dan Tinggimoncong,” katanya.

Berdasarkan data PUSDALOPS BPBD Kabupaten Gowa menunjukkan, bencana alam ini mengakibatkan 15 unit rumah terkena material longsor, 4 unit mobil dan 2 unit sepeda motor.

Untuk korban yang meninggal dunia sebanyak 4 orang, warga yang dinyatakan hilang 4 orang, Pengungsi 15 KK dan jumlah KK terdampak yakni 15 KK.

Estimasi  kerugian dari bencana tanah longsor ini sekitar Rp. 2.000.000.000.

lanjut, Kepala BPBD Gowa mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya berupa assesment ke daerah terdampak longsor, melakukan koordinasi ke Badan/Dinas terkait, melakukan Evakuasi dan Pencarian dititik terjadinya longsoran serta melakukan pembersihan pada ruas jalan dan pembukaan akses.

“Sampai saat ini, beberapa ruas jalan yang terkena material longsor telah dilakukan proses pembersihan, termasuk sebagian Tim masih melakukan pencarian terhadap korban,” jelas Ikhsan Parawansa.

Disebutkan, kebutuhan yang mendesak diantaranya penerangan, nakanan siap saji, sarung, selimut dan perlengkapan bayi.

Penanganan tanah longsor di Kecamatan Parangloe ini, melibatkan sejumlah unsur yakni
TRC-PB BPBD Kab. Gowa, TNI/POLRI, BASARNAS, Dinas Pemadam dan Penyelamatan, TAGANA, PMI dan Sar Gabungan.(red)

JURNALIS : Rani – Hamzar – Serang – Samjaya

EDITOR : Mustafa
 

banner 970x250 banner 970x250