MEDIAKTUAL.COM – JENEPONTO :
Jeneponto berduka, khususnya warga Dusun Kompasa Desa Loka Kecamatan Rumbia.
Pasalnya, intensitas hujan yang sangat tinggi mengguyur sebagian wilayah Butta Turatea, justeru tak mampu membendung bencana tanah longsor.
Salah satunya, terparah di Desa Loka Kecamatan Rumbia, Jumat 24 Oktober 2022.
Tanah longsor yang membuncah itu, diketahui menyeret tiga orang warga.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Amran Aminuddin mengatakan, sampai hari ini Tim Gabungan masih terus melakukan proses pencarian.
Disebutkan, dua orang warga hilang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Korban tersebut, telah teridentifikasi yakni Takku (60) warga Dusun Kompasa Desa Loka serta Wahyu (35), karyawan swasta asal Kabupaten Bulukumba.
Satu korban bernama Sangkala (55(, warga Dusun Balewang Desa Ujungbulu Rumbia masih dalam pencarian dengan menyisir sejumlah tempat dibantaran sungai yang ada.
Untuk diketahui, longsoran tanah dari lereng bukit merusak empat unit rumah warga.

Amran mengakui, proses pencarian sempat terhenti pada Jumat kemarin karena masalah cuaca dan waktu.
Sabtu, katanya, kembali dilanjutkan. Arus lalu lintas pun lumpuh tak bisa dilalui kendaraan karena terhambat material lumpur.
“Saat ini, Tim Gabungan dari TNI dan Polri, tim SAR, BPBD dan warga setempat melakukan proses evakuasi pencarian korban dan pembersihan material longsor,” jelas Amran.
Untuk meringankan beban keluarga korban, Pemprov Sulsel sudah melakukan penyaluran bantuan secukupnya berupa makanan, perlengkapan keluarga dan bayi serta logistik shelter.(red)
JURNALIS : AM.Syakhrir Tahir
EDITOR : Tajuddin Ngawing
Langsung ke konten














