MEDIAKTUAL.COM – GOWA :
Di masa kekinian, mencari sosok pemuda yang peka dan peduli dengan beragam kepentingan masyarakat umum, tidak semudah menemukannya.
Bersyukurlah, di lingkungan Jeneberang Kelurahan Tompobalang Kec.Somba Opu, hadir seorang warga atau pemuda yang berjiwa militan dan selalu memikirkan bagaimana tercipta suatu kehidupan sosial masyarakat yang teratur dan tenteram.
Adri Nugraha Pratama, itulah pemuda yang sarat wawasan, kreatif dan inspiratif di Kabupaten Gowa.
Kegiatan fisik yang banyak dilakukan selama ini, seperti penataan lingkungan hidup, perbaikan jalanan umum maupun pembangunan sarana fasilitas Mandi Cuci dan Kakus (MCK).
Sebagai konsultan politik, Dseng Naba, panggilan akrab Adri Nugraha Pratama, kerap membangun komunikasi dan berkonsultasi dengan sejumlah kerabat, anggota legislatif, baik kabupaten/kota, propinsi hingga Legislator DPR-RI.
Sebut saja, Anggota Komisi V Fraksi Golkar Hamka B Kady, yang juga sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar).
Anak sulung, buah pernikahan dari keluarga Muh Amir Daeng Siala – Hasni Daeng Kebo ini, melihat dan menyaksikan kondisi darurat dan emirgensi di bidang sarana transportasi Perhubungan dan lingkungan permukiman yang kurang sehat segera dikomunikasikan dengan pihak-pihak yang berkompeten.
Seperti l, katanya, urusan infrastruktur dan Perhubungan yang bermitra Kementerian PUPR, Kementerian Pedesaan PDTT, Kemenhub, BMKG dan BASARNAS.
Adri pun menyebut, Legislator Senayan Hamka B Kady, bermitra dengan sejumlah kementerian membuatnya mudah untuk membantu menjembatani beragam aspirasi yang mendesak dibutuhkan masyarakat.
Seperti, terang Adri, perbaikan jalanan rusak parah yang ditimbun kerikil puluhan armada truk, perbaikan sanitasi dan fasilitas MCK yang dikelola Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang diprakarsai dan diketuainya sendiri atas kesepakatan dan persetujuan warga masyarakat Kelurahan Tompobalang.
“Bangunan MCK ini tersebar di Kelurahan dan Desa lain, di Kelurahan Tompobalang,” bebernya.
Untuk fisik, imbuhnya lagi, terdapat 40 unit MCK dengan biaya aspirasi total Rp.500 juta.
“Alhamdulillah, semuanya sudah rampung dengan penggunaan individual yang memiliki lahan/lokasi,” pungkas Adri Nugraha Pratama, pria kelahiran Sungguminasa 1991 itu. (red)
KORLIP : Anwar Lasilu
Langsung ke konten














