banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
DAERAH

Sukses Pencanangan Kampung KB di Desa Mallari

77
banner 970x250 banner 970x250

Ket.Gambar : Penyerahan bantuan makanan bergizi kepada keluarga penderita anak stunting oleh ketua TP. PKK Bone didampingi Deputi Lalibang Bkkbn RI. Pada launcing Kampung KB di Desa Mallari.(Ist)

—————————————————-

banner 468x60

Dirangkai pencanangan 94 Kampung KB, Launching Dashat dan Pelayanan KB Kes Manunggal TNI

MEDIAKTUAL.COM – BONE :

Untuk mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Bone, maka Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bone melakukan kegiatan pemberdayaan kelompok masyarakat di lokasi kampung Keluarga Berencana (KB).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan pencanangan 94 kampung KB, launching Dapur sehat atasi stunting ( Dashat ) serta pelayanan KB Kes Manunggal TNI yang dipusatkan di desa Mallari Kecamatan Awangpone pada, Selasa (14/9/22).

Kadis DPPKB Bone Ir.H.Muhammad Rizal.M.Si mengatakan, rangkaian kegiatan yakni pemberdayaan kelompok masyarakat yakni pencanangan 94 kampung KB, launcing makanan Dahsat dan pelayanan KBkes manunggal TNI.

Sementara, Ketua TP. PKK kabupaten Bone, Ny.Hj.Kurniati A.Fahsar mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Dppkb Bone. Menunut isteri bupati Bone ini, kegiatan tersebut merupakan upaya dalam percepatan penurunan angka stunting di wilayah Bone.

Dia mengajak seluruh elemen masyarakat ikut terlibat dalam percepatan penurunan stunting serta membentuk generasi yang berkualitas.

Ditempat yang sama, Deputi Lalitbang Bkkbn RI, Prof. drh.Rizal Martuo Damanik MRepSc, PhD, didampingi Kepala Perwakilan Bkkbn Prov.Sulsel Dra.Andi Ritamariani.M.pd menjelaskan, bahwa sangat penting melakukan pencegahan terhadap stunting. Sebab stunting adalah kondisi gagal tumbuh kembang bagi anak yang diakibatkan kekurangan gizi secara kronis.

Menurut Prof. Risal, ujung tombak percepatan penurunan stunting adalah Camat, Lurah dan Kepala Desa. Mereka harus memberikan dukungan penuh dalam percepatan penurunan stunting. Stunting itu prosesnya panjang didalam pencegahannya. Tim pendamping keluarga juga diharapkan berkonteinusi mencegah stunting dengan memperbanyak edukasi ditengah masyarakat.

Dia juga mengingatkan agar ibu-ibu menyusui anaknya selama 6 bulan secara ekslusif, karen ASI bisa mencegah stunting.

Penyuluh KB, kader, bidan dan mitra potensil harus selalu melakukan edukasi tentang PHBS, pentingnya ASI dan edukasi 1000 Hari pertama kehidupan,”kuncinya. (red)

EDITOR : Faisal Mansur (Cal)

banner 970x250 banner 970x250