banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
SKANDAL

Petaka Sumur Regang Tiga Nyawa Warga

110
banner 970x250 banner 970x250

MEDIAKTUAL.COM – GOWA :

banner 468x60

Sumur tua meregang nyawa di Kabupaten Gowa.

Bak adagium atau peribahasa “Malang tak Dapat Ditolak Untung tak Dapat Diraih’.

Petaka itulah,  yang dialami lelaki  Daeng Nojeng (46), warga Tokka Desa Bissoloro Kecamatan Bungaya Gowa.

Siang itu, Nojeng turun membersihkan sumurnya
yang kedalamannya sekitar delapan meter dari permukaan tanah.

Niat korban, selain membersihan sumur tua itu juga menggali untuk menambah kedalamannya.

Naasnya, setelah turun kedasar sumur diduga ada aliran listrik masuk, dengan adanya pipa yang menjulang kebawah.

Kuat dugaan,  Daeng Nojeng tewas gegara tersengat aliran listrik dalam sumur serta kehabisan oksigen.

Bak gayung bersambut. Tanpa disengaja lelaki Ansar (27)  bersama Abd.Rahman Lili datang melihat kondisi Daeng Nojeng.

Tujuannya, ingin menolong Daeng Nojeng membuat Ansar, yang masih satu kampungn korban,  juga nekat turun kesumur.

Tak dinyana, niatnya untuk menolong justeru berbuah petaka.

Didasar sumur tersebut,  lelaki yang berprofesi sebagai petani itu, toh ikut meregang nyawa.

Merasa iba melihat kondisi dua rekannya yang ada didalam sumur, membuat Praka Abd.Rahman Lili alias Sampara kelimpungan dan nekat turun kesumur untuk membantu dan menolong.

Rupanya, ketulusan hati anggota Yonif Raider 754/ENK itu lagi-lagi bernasib malang.

Begitu sampai didasar sumur, Praka Rahman Lili, warga Dusun Lemoa Desa Pattalikang Kecamatan Manuju, tak mampu berbuat apa-apa lantaran maut datang menjemput alias meninggal dunia.

Hasil penelusuran Kordinator Liputan (Korlip) MEDIAKTUAL.COM, Muh.Idris Jamaluddin di TKP, sempat mengorek keterangan salah seorang warga yang enggan ditulis namanya.

Disebutkan, Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di kampung Tokka Desa Pattallikang Kec.Manuju Kabupaten Gowa,  Rabu 20 Juli 2022.

Dua warga Dusun Tokka Desa Pattallikang meninggal dunia yakni Dg.Tojeng dan Ansar.

Sementara, kematian Praka Abd Rahman Lili alias Sampara, dimakamkan di kampung halamannya di Dusun Jenemaeja Desa Barugaya Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut) Kabupaten Takalar.(red)

KORLIP : Idris Tobo

EDITOR : SS.Nyampa

banner 970x250 banner 970x250