Pimwil H.Bakhtiar Terima Antologi Puisi Karya Ahmadi Haruna
MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :
Buku Antologi puisi berjudul 55 Tahun Bulog karya Ahmadi Haruna seorang seniman dan teaterawan dari Dewan Kesenian Makassar (DKM) Sulsel, Kamis 2 Juni 2022, diserahkan kepada Pimpinan Wilayah (Pimwil) Bulog Sulselbar H.Baktiar A.Asse diruang kerjanya disaksikan RM, UB Jastasma Sulsebar Chandra AG
Antologi puisi yang intinya bermakna bersama mendukung ketahanan pangan, oleh penulis melahirkan 50 puisi yang seluruhnya diperuntukkan buat Pimwil Bulog Sulselbar yang bertugas di wilayah ini baru tahun pertama bulan ke lima.
Yang menarik puisi keseluruhannya bermaterikan tugas dan tanggung jawab Bulog yakni Soal pangan dan Minyak Goreng.
Menurut Ahmadi Haruna selaku penulis, kumpulan puisi ini lahir terinspirasi saat dirinya diundang tampil baca puisi pada puncak acara peringatan hari ulang tahun Bulog yang ke 55 yang begitu semarak dan terlihat hubungan yang begitu harmonis antar seluruh karyawan maupun mitra.
Dari sini muncul inspirasi untuk merangkai karya sastra berupa puisi yang selanjutnya lahirlah buku ini.
“Awalnya buku ini judulnya Butir butir bening, namun koreksi pimwil setelah membaca sebagian konsep puisi akhir beliau meminta perubahan dan mengusul ‘ Antologi puisi 55 tahun Bulog’.
“Dan saya menafsirkan ini lebih tepat maka sayapun menerima usulan H.Baktiar A Asse dan lahirlah antologi ini,” jelas Ahmadi Haruna yang juga dikenal pekerja jurnalistik senior.
Sementara RM.UB.Jastasma Chadra AG didamping Mustafa yang bulan ini memasuki masa purnakarya berujar, kalau apa yang diungkapkan dalam puisi-puisi pekerja seni tulen dari DKM cukup inspiratif dan mengandung inovasi untuk para pekerja Bulog dalam menjalankan tugasnya dan Ia menilainya sangat wajar untuk di jadikan catatan khusus yang berbentuk antologi puisi.
“Menarik dan sangat komunikatif isinya ,” tandas Chanra AG.
Sementara Mustafa yang mengaku berpuluh tahun telah mengenal penulis, sangat mengharapkan adanya respont positif untuk para karyawan bulog untuk memilikinya,
” Ya, sekedar ganti dana cetak,” tuturnya penuh harap.(red)
Langsung ke konten














