banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
EKOBISPAR

Azikin Solthan Harap Harga Migor Tak Lagi Meroket

68
banner 970x250 banner 970x250

Ket.Gambar : Anggota Komisi IV DPR RI, DR.H.Azikin Solthan, M.Si dari Fraksi Gerindra.(ist)

banner 468x60

——————————————————

MEDIAKTUAL.COM – JAKARTA :

Dengan pertimbangan kondisi pasokan dan harga minyak goreng yang mulai stabil saat ini serta adanya 17 juta orang tenaga di industri sawit petani dan pekerja dan tenaga pendukung lainnya maka mulai Senin 23 April 2022, pemerintah dalam hal ini Presiden RI Joko Widodo kembali memutuskan ekspor minyak goreng akan dibuka kembali.

Keputusan tersebut, direspon positif
Anggota Komisi IV DPR RI, Azikin Solthan, terkait dibukanya kembali ekspor produk minyak sawit, termasuk minyak goreng dan CPO.

Ketua Bidang Pemerintahan Umum DPP Partai Gerindra itu menyatakan, dengan dibukanya ekspor minyak goreng tersebut dapat mengembalikan harga eceran minyak goreng sebagaimana harapan masyarakat.

“Kita berharap kebijakan ini kembali membuat harga minyak goreng normal dan tidak terpengaruh adanya ekspor,” terang Azikin Solthan, Jumat (20/5/2022).

Ketua Umum Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) 2005-2008 itu berharap, masalah ini akan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia.

Apalagi, katanya, Indonesia sebagai negara kedua penghasil minyak sawit didunia hendaknya dapat memberikan kemudahaan.

“Meminimalisir harga minyak goreng supaya tidak lagi meroket bahkan hilang dari peredaran karena sibuk melakukan ekspor,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi secara resmi melarang ekspor minyak goreng dan bahan baku turunannya, termasuk CPO pada Kamis 28 April 2022.

Kebijakan yang hanya berlaku kurang lebih 3 pekan tersebut merupakan revisi dari pernyataan pemerintah sebelumnya yang masih membolehkan ekspor CPO.

Kemudian, Jokowi kembali memutuskan membuka larang ekspor minyak goreng tersebut mulai Senin (23/5/2022).

Keputusan ini,  diambil dengan beberapa pertimbangan. Pertama pasokan minyak goreng di tanah air yang sudah kembali melimpah.

Jokowi mengatakan setelah larangan ekspor diberlakukan pasokan minyak goreng yang ada Maret hanya 64,5 ribu ton per bulan naik jadi 211 ribu ton per bulan.

Kondisi itu, sudah melebihi kebutuhan nasional. Selain itu, adanya penurunan harga minyak goreng curah.

Jokowi mengatakan setelah larangan ekspor CPO diberlakukan harga minyak goreng curah yang rata-rata nasionalnya sempat tembus Rp19.800 per liter berhasil diturunkan jadi Rp17.200-Rp17.600.(r/red)

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250