Ket.Gambar : Salah seorang remaja dibawa umur yang terciduk polisi, pura-pura lugu tapi predator jalanan. Bangganya lagi, meski bukan kalung emas tapi katapel busur, poremi gayana. Yang ginian perlu ditindak tegas ?(rep)
—————————————————–
Kapolda Sulsel Instruksikan Polres dan Polsek, Beri Efek Jera!
MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :
Di wilayah hukun Polda Sulsel, tindak kejahatan di jalan raya, terutama aksi pembegalan dengan cara membusur, nyaris tak terhitung lagi jumlah korbannya.mau tidak mau – suka atau tdak suka.memaksa Kapolda Sulsel
Ada yang tewas dan lebih banyak lagi korban luka, membuat warga masyarakat dibuat resah dan ketakutan.
Upaya meminimalisir dan mengantisipasi meningkatnya aksi kejahatan khususnya yang lagi marak di Kota Makassar dan sekitarnya, tentulah menjadi ‘PR’ bagi Polda Sulsel untuk menciptakan kondisi Kamtibmas yang nyaman dan kondusif.
Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana, pun mengaku telah memberikan atensi khusus, terkait kumatnya lagi tindak kejahatan jalanan seperti aksi begal, balap liar dan tawuran.
Ditegaskan, pihaknya telah menginstruksikan jajarannya agar menindak tegas para pelaku kejahatan jalanan, semisal pelaku pemanahan maupun orang yang kedapatan membawa ketapel alias busur.
“Saya atensikan kepada jajaran Polres dan Polsek untuk tegas, baik yang membawa busur ataupun pelaku pembusuran, baik itu individu maupun mereka yang melakukan secara berkelompok. Untuk jajaran Polres dan Polsek, saya perintahkan untuk tindak agar mereka mendapatkan efek jera,” ujar mantan Kapolda Sulut itu.
Nana Sudjana mengaku cukup dilema. Pasalnya, para pelaku kejahatan jalanan, seperti aksi pemanahan didominasi anak baru gede alias ABG.

“Mereka itu kebanyakan berstatus anak di bawah umur, tapi tindakan sangat jelas melanggar hukum. Inilah sangat disayangkan, dikarenakan banyak orang tidak bersalah yang bisa menjadi korban akibat perbuatannya,” ujarnya.
Penyandang dua bintang di pundak itu berharap, Pemkot Makassar maupun Pemprov Sulsel serta masyarakat lebih proaktif dalam memberantas teror geng motor.
Selain itu, peran orang tua juga penting dalam memberikan edukasi kepada anak agar tidak terlibat tindakan yang melanggar hukum.
“Tentunya peran orang tua adalah faktor utama, karena jika sudah berhadapan dengan kepolisian, maka kami pastikan tidak ada ampun buat mereka yang sudah mengganggu keamanan dan ketertiban,” harap Irjen Pol Nana Sudjana.
“Laporkan segera jika mengetahui ada aktivitas pembuatan busur atau pelaku pembusuran di wilayah masing-masing,” tukas kapolda.(red)
JURNALIS : Mat Rani – Rudser – Samjaya
KORLIP: Ngemba – Darla – Anwar – Dirwan
EDITOR : Fakhruddin, AM
Langsung ke konten














