MEDIAKTUAL.COM – GOWA :
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulsel Suntono menyebut, sepanjang tahun 2021 perekonomian Gowa tumbuh 7.26%. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gowa tersebut berada di atas pertumbuhan ekonomi Sulsel sebesar 4.27%.
Hal tersebut, diungkapkan saat mempresentasikan Indikator Makro Kabupaten Gowa, berlangsung di Baruga Kaeaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Rabu (11/5).
Sutono, mengatakan berdasarkan indikator makro, Kabupaten Gowa mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua pada 2021, dengan angka di atas 7 persen.
Dari pertumbuhan itu, sektor kehutanan dan pertanian berkontribusi sebesar 28%.
Ada pun kelima indikator makro selain pertumbuhan ekonomi yakni kemiskinan dimana Gowa dibawah Gowa hanya 7,54%.
Sedangkan, Sulsel 8,78%; Pengangguran di Gowa 4,30%, sementara Sulsel 5,72%; Rasio Gini Gowa 0,357% dan Sulsel 0,382%. Kemdian, IPM Gowa 70,29% Sulsel 72,24%.
“Indikator Makro Gowa itu keren. Dari 5 indikator hanya satu yang kurang di banding Provinsi Sulsel. Yakni terkait dengan pembangunan manusia. Tetapi yang lainnya Kabupaten Gowa itu sudah bagus seperti pertumbuhan ekonomi Gowa tumbuh di atas 7%.
Penyumbang utamanya, beber Suntono, dari sektor pertanian yaitu oleh jagung.
Meskipun padi juga melimpah namun memang jagung yang cukup melejit di tahun 2021.
Disebutkab, perekonomian Gowa tumbuh 7.26% melejit di atas pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan.
Sensus Penduduk
Selain itu, Kepala BPS Sulsel itu mengatakan Sensus Penduduk 2020-Lanjutan khususnya di Kabupaten Gowa akan kembali-diselenggarakan. Ini, sebagai langkah awal BPS melakukan sosialisasi terlebih dahulu.
Hal lain, Kepala BPS Gowa, Makhzuni mengaku pihaknya akan mulai melakukan pengambilan sampel sebanyak 5% dari rumah tangga pada 15 Mei-Juni 2022 ini.
Karenanya, dia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Gowa khususnya para camat agar memberikan pemahaman kepada masyarakatnya.
Harapannya, terang Makgzuni, ketika petugas sensus penduduk datang memberikan data yang di perlukan.
“Sensus ini untuk menghasilkan proyeksi penduduk yang cepat dan tepat. Di mana di perlukan kerjasama dan dukungan yang kuat dari berbagai pihak,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Gowa, Abd. Rauf Malaganni mengapresiasi langkah BPS dalam melakukan sensus penduduk lanjutan.
Untuk menghasilkan satu data kependudukan sekaligus memberikan literasi tentang Indikator Statistik Makro dalam pembangunan, dengan semangat profesionalisme dan berintegritas.
“Kita hadir di sini bersama-sama meluangkan waktu menerima amanah mensukseskan Sensus Penduduk 2020-Lanjutan khususnya di Kabupaten Gowa,” katamya.

Dijelaskan, data dan informasi tentang capaian pembangunan merupakan referensi utama bagi pemerintah.
Dan pemangku kebijakan dalam perencanaan pembangunan nasional.
“Kegiatan sosialisasi ini sangat penting untuk membangun kesamaan persepsi dalam rangka menghasilkan data kependudukan yang berkualitas. Namun, kita tidak berhenti hanya dengan sosialisasi penyamaan persepsi saja. Tetapi harus berlanjut dengan langkah nyata di lapangan,” urai Abd Rauf,didampingi Sekda Gowa, Kamsina.
Wabup pun menginstruksikan kepada SKPD dan Camat memberikan dukungan sensus penduduk 2020 ini dengan menghimbau masyarakat di wilayahnya masing-masing agar menerima petugas mendata lapangan.
Juga, harapnya, Dan, memberikan informasi yang-dibutuhkan sesuai dengan daftar pertanyaan yang tertera dalam kuesioner survei.
“Data yang-dikumpulkan tidak akan bermakna jika tidak-dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan dan dasar pengambilan kebijakan. Semoga pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 lanjutan ini, Kabupaten Gowa menjadi yang terbaik di Indonesia,” harap Krg Kio, sapaan akran Wabup Gowa dua periode itu.(red)
KORLIP : Yusuf – Anwar – Idris Tobo – Dirwan
EDITOR : Tajuddin Ngawing
Langsung ke konten














