banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
DAERAH

Pemkab Gowa Apresiasi Program Kerjasama USAID

38
banner 970x250 banner 970x250

MEDIAKTUAL.COM – GOWA :

banner 468x60

Tak dapat dipungkiri, berkat program kerjasama yang selama ini dilaksanakan melalui United States Agency for International Development (USAID), hasilnya terbangun membuat tata kelola pemerintahan yang berkualitas.

Hal tersebut, diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina, usai menghadiri Lokakarya Pelaksanaan Program USAID ERAT Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Four Points Makassar, Selasa (12/4).

Dikatakan, kerjasama ini dimaksimalkan melalui program “Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif, Efisien, dan Kuat atau Program ERAT yang telah dituangkan dalam Grant Implementation Agreement (GIA) pada 6 April 2021 oleh Kemendagri dengan USAID.

Sekda menyebut, program ERAT merupakan program hibah untuk meningkatkan efektivitas pemda melalui peningkatan kualitas pelaksanaan kebijakan dan pemberian layanan di tingkat daerah.

Dan program ini, akan berlangsung selama 5 tahun dari 2021 hingga 2026.

“Program ERAT ini berfokus pada co-design detail program di masing – masing SKPD yang berkaitan dengan inovasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik,” terang Kamsina.

Mantan Camat Biringbulu itu memaparkan bahwa Program ERAT ini mengharapkan adanya inovasi dari setiap daerah dalam melaksanakan pelayanan pada masyarakat.

Artinya, jelas sekda, bahwa engan adanya program ini dapat memacu seluruh kabupaten/kota agar mempercepat pelayanan publiknya yang memang sangat dibutuhkan.

“Contoh saja di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ada inovasi “Sikola Amma’ Bapak” untuk menurunkan angka perkawinan usia sekolah dan sekaligus menurunkan angka stunting di Kabupaten Gowa,”  oungkasnya

Kamsina menyebut, penurunan angka stunting yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat berhasil ditekan hingga angka 6,26 persen oleh Pemerintah Kabupaten Gowa pada tahun 2020.

Padahal, jelasnya lagi, pemerintah pusat baru menargetkan angka 14 persen nanti pada tahun 2024, dimana angka prevalensi stunting nasional pada tahun 2021 lalu sebesar 24,4 persen.

“Inovasi lain yang juga digagas oleh Pemkab Gowa adalah “Sahabat Lapor”. Inovasi ini kita mendapatkan Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMD dan BUMD Tahun 2021,” papar sekda.

Dikatakan, Sahabat Lapor ini dimaksudkan untuk mempermudah masyarakat Kabupaten Gowa dalam menyampaikan laporan melalui aplikasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik (SP4N) Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR).

“Kami dari Pemkab Gowa mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada USAID atas kolaborasi program yang dicanangkan ini. Kita berharap ke depannya ada inovasi baru yang lebih baik lagi dari sebelumnya di Kabupaten Gowa,” imbuhnya.

Untuk diketahui, selain Kabupaten Gowa, daerah yang juga menjadi fokus kajian Program ERAT di Sulawesi Selatan antara lain Kota Makassar, Kabupaten Barru, Luwu Timur dan Kepulauan Selayar.

Turut hadir mendampingi Sekda Gowa yakni Kepala Bappeda, Kepala BPKD, dan Sekretaris Inspektorat.(red)

KORLIP : M.Yusuf – Anwar – Dirwan – Muh Idris Jamaluddin

EDITOR : Muchtar Naba

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250