banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
SKANDAL

Cekcok Mulut Berujung Maut

344
banner 970x250 banner 970x250

Sopir Residivis Tewas Ditangan Oknum Anggota Yonzipur 8/SMG

banner 468x60

MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :

Gegara kesalah-pahaman, tak terima ditegur mobil angkotnya diparkir di tengah jalan, dua pria terlibat cekcok yang berujung maut, Jumat 4 Februari 2022.

Mobil angkot tersebut, tengah diperbaiki lelaki bernama BSalias Gilang (50) di lorong depan rumahnya, tepatnya di Jl.Rajawali Lorong 13 Kekurahan Panambungan Kec.Mariso Kota Makassar.

Kala itu, Serma DJ, oknum anggota TNI Yonzipur 8/SMG hendak melintas namun terhalang mobil angkot yang diparkir di lorong sempit itu.

Melihat letak mobil itu menghalangi pengguna jalan, Serma DJ (51) menghampiri dan menegur BS sembari berucap , “saudara minta maaf, minta tolong mobilnya kalau bisa diparkir agak kepinggir karena orang tidak bisa lewat”.

Teguran itulah, sontak memicu pertikaian hingga terjadi duel berdarah antara BS dan Serma DJ.

Kapendam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf. Rio Purwantoro, SH mengatakan, tewasnya BS (50) yang dilakukan oknum.anggota TNI terhadap sopir yang dikenal residivis bertato karena kesalah pahaman.

Pelaku dan korban sebelumnya tidak memiliki latar belakang persoalan.

“Teguran tersebut tidak dihiraukan oleh BS, malah dijawab dengan geram dan mimik menantang, “saya baru keluar dari tahanan, dulu saya yang bunuh anggota Yonkav di tahun 2010. (Setelah dicek di data base, ternyata peristiwa pembunuhan anggota Yonkav yang dilakukan oleh Sdr. BS, itu terjadi di tahun 2007 silam). Itu saja bisa saya selesaikan, apalagi orang kayak kamu ini,” ungkal Kolonel Rio.

Adu mulut, katanya, terjadi karena  BS (Korban) tak terima ditegur Serma DJ (Pelaku).

“Saat itu Serma DJ dikejar oleh Sdr. BS sampai di sudut bangunan. Serma DJ terpojok dan tidak bisa melarikan diri lagi, saat itulah Serma DJ diserang menggunakan kunci roda mengenai kepala dan ditusuk menggunakan pisau badik, akan tetapi ditangkis oleh Serma DJ dan mengenai rahang atas. Karena merasa terdesak, Serma DJ melakukan pembelaan diri dan berhasil merampas pisau badik milik Sdr. BS, kemudian menusuknya tepat di ulu hati dan BS jatuh terkapar. Begitu juga Serma DJ seketika itu linglung dan jatuh pingsan,” beber Kapendam Hasanuddin.

Dikatakan, perseeruan itu motifnya diduga kesalapahaman, karena antara oknum anggota TNI dan pelaku pengejaran tidak pernah ada permasalahan sebelumnya.

“Kita berharap semua pihak tidak terpancing atau terprovokasi dengan insiden berdarah ini. Kini, kasusnyasedang ditangani  Polisi Militer (Denpom XIV/4 Makassar) dan Kepolisian,” pungkas Kolonel Rio.

Untuk diketahui, pelaku Serma DJ yang tengah menjalani perawatan intensif di RS.Pelamonia Makassar mengalami Luka robek di dagu kiri dengan panjang ± 6 cm dan lebar ± 1 cm, krepitasi (+) tembus sampai ke mandibula, gigi graham (7 Jahitan), luka robek di dagu panjang ± 2 cm, luka robek di kepala/ubun-ubun (+) panjang ± 2 cm (6 jahitan).

Sementara, korban BS tewas bersimbahb darah di TKP dengan luka tusuk bersarang tepat diulu hati.(r/red)

KORLIP : Saiful Ngemba – Anwar

EDITOR : Fakhruddin AM

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250