banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
ADVERTORIAL

Komunitas SIKATUTUI Nikmati Jagung dan Itik di Pakkatto

120
banner 970x250 banner 970x250

MEDIAKTUAL.COM – GOWA :

banner 468x60

Rasa kebersamaan selalu saja terajut di organisasi paguyuban, dalam hal ini keluarga besar Komunitas Sikatutui.

Betapa tidak, dalam waktu sepekan, ketika semua anggota ingin melepas rasa penat setelah capek beraktivitas dengan profesinya masing-masing, semuanya kompak untuk melakukan rekreasi atau berwisata ria di suatu tempat yang eksotis, nyaman dan tidak jauh jaraknya.

Kemarin, Ahad 23 Januari 2022, sebuah lokasi yang suasananya lumayan sejuk dan adem disambanginya.

Melalui ajakan Baso Daeng Lengu, warga Aeng Toa Galesong Utara Takalar, yang juga dikenal seorang Jurnalis Freelance Media Aktual, hubungan pertemanan dengan komunitas Sikatutui tersebut, toh mengajak menikmati acara makan jagung rebus, dikediaman pribadi Daeng Tompo (besan Dg.Lengu).

Lokasinya, terbilang dekat dari Kota Sungguminasa Gowa, tepatnya di poros Kampung Bontomanai Desa Pakkatto Kecamatan Bontomarannu.

Meski suasana refreshing ini singkat, tapi para anggota Komunitas Sikatutui yang hadir mengaku cukup rileks dan enjoi.

Sebelumnya, suasana piknik serupa juga dilakukan akkhir pekan kemarin, ketika mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Beba di Galesong Utara (Galut) Kab.Takalar.

Kali ini, para anggota Komunitas Sikatutui yang menikmati kesantaian menyantap jagung rebus dan itik bakar, diantaranya Ketua Tajuddin Daeng Ngawing bersama sang isteri Hj.Nahariah Dg Sungguh, Mahmud (Cuplis) Burhanuddin Dg Pasang, Hasrul Dg Pawa, Rachmat Dg Rani, Andi Zainuddin (Inding), Sam Jaya, Addy dan Jurnalis Senior Media Aktual (cetak & online) Anwar Lasilu.

Yang tak sempat ikutan yakni Dirwan Dg Sitori, Dg.Serang, Dg Tobo, Anda serta AAN .

Balik dari lokasi piknik, para anggota pun istirahat sejenak mengisi kantong tengah (perut) yang sudah keroncongan di kediaman Ketua Komunitas Sikatutui di Bonto Kamase Sungguminasa, dengan sajian beragam kuliner seperti ikan nila dan udang besar, sop saudara dan cumi-cumi.

Puas bersantap malam, diantara para anggota Sikatutui ada yang sudah berat berdiri dipraduannya (kursi) karena merasa kekenyangang berat.

“Deh…inimi kapang nikana ta’lewa bassoro. Alhamdulillah….racikan masakan Ibu Hajjah lumayan gurih dan mantap,” ujarnya berkelakar.(red)

banner 970x250 banner 970x250