banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
BERITA

Karang Taruna Tamarunang Gelar PHBS dan Tes Goda

113
banner 970x250 banner 970x250

Jalin Kerjasama Poltekes Muhannadiyah Makassar

banner 468x60

MEDIAKTUAL.COM – GOWA :

Karang Taruna Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, bekerja sama dengan Poltekes Muhammadiyah Makassar mensosialisasikan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), disertai tes atau pemeriksaan Golongan Darah (Goda) di tiga Sekolah Dasar (SD).

Kali ini, sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan adalah SDI Tamarunang, SDI. Panggengtungan Selatan dan SDI Panggengtungan Utara.

Ketiga sekolah ini masih berada di satu wilayah yang berada di Kelurahan Tamarunang Kecamatan Somba Opu.

Kegiatan yang berlangsung pada Hari Sabtu 22 Januari 2022 , di hadiri oleh Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Somba Opu, Camat Somba Opu, Lurah Tamarunang, Ketua MPKT Tamarunang, Kasi kesejahteraan Sosial Kec Somba Opu, Kasi Pemerintahan Kel Tamarunang, Sekretaris Karang Taruna Kecamatan Somba Opu, beserta Guru dan Kepala Sekolah Dasar, Kelurahan Tamarunang.

Ketua Karang Taruna Parawansyah Dg.Mattawang mangatakan, kegiatan ini kali pertama dilaksanakan dalam kepemimpinannya setelah baru – baru ini terpilih dan dilantik menjadi Ketua Karang Taruna di Kelurahan Tamarunang Kecamatan Somba Opu.

“Untuk sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sekaligus dirangkaikan dengan pemeriksaan golongan darah di Tiga SD ini baru kali pertama saya adakan setelah saya terpilih sebagai Ketua Karang Taruna,” tutur Parawansyah Dg. Mattawang, Sabtu (22/01).

Untuk diketahui, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik, guru dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat.

“Jadi dalam kegiatan ini kami bekerja sama dengan Poltekes Muhammadiyah Makassar. Saya menganggap kegiatan ini sangatlah penting untuk dilaksanakan. Pasalnya, dalam PHBS ini dirangkaikan dengan pemeriksaan golongan darah. Apalagi, banyak diantara kita yang tidak tahu golongan darahnya itu apa. Dan ini juga saya anggap sangat penting untuk kita ketahui,” terang Parswangsa.

Dikatakan, munculnya berbagai penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah (usia 6-10), ternyata umumnya berkaitan dengan PHBS.

“Munculnya berbagai penyakit itu karena kurangnya kesadaran untuk menjaga PHBS ini. Apa lagi saat ini ada virus covid – 19 dan varian baru Omicron,” jelasnya lagi.

Intinya, penanaman nilai-nilai PHBS di sekolah merupakan kebutuhan mutlak dan dapat dilakukan melalui pendekatan Usaha kesehatan Sekolah (UKS).

Dan, PHBS ini jugamenjadi poin bagi tiap – tiap sekolah untuk mengikuti sekolah Adiwiyata. (red)

EDITOR : Rukli R (OmCos)

banner 970x250 banner 970x250