banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
TNI-POLRI

Pers dan Polri Bak Simbiosis Mutualisme

81
banner 970x250 banner 970x250

Kapolda dan Wartawan Makan Bareng di Tumbak Kayubangkoa
.
MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :

banner 468x60

Jurnalis (Pers)dan polisi bagaikan simbiosis mutualisme yang saling membutuhkan.

Artinya, polisi membutuhkan wartawan dan wartawan membutuhkan polisi.

Hal tersebut, disampaikan Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana, saat mengadakan silaturahmi bersama para awak media, dihelatdi RM. Seafood Tumbak Kayubangkoa, Jalan Lamaddukelleng Buntu, Kamis (20/1/2022).

Meskipun, silaturahmi ini dianggap telat pasca mulai bertugas bulan November  2021, namun pertemuan ini tidak mengurangi makna untuk membangun sinergitas dan hubungan kemitraan.

“Saya ingin dekat dengan rekan-rekan media. Dimana pun saya berada saya. Kita ibarat simbiosis mutualisme. Saya 33 tahun di kepolisian dan itu polisi tidak bisa lepas dari media, begitu juga teman teman media butuh info dari polisi. Jadi saya harap ke depan sinergitas kita harus lebih baik,” ujar Nana Sujana.

Mantan Kapolda Sulut inipun mengaku momen silaturrahim baru terwujud lantara  kesibukan dan padatnya tugas negara.

Salah satunya, terang kapolda adalah  penuntasan vaksinasi Covid-19 di akhir tahun 2021.

Disebutkan, untuk target vaksinasi Covid-19 di akhir tahun yaitu 70 persen. Sementara capaiannya di akhir tahun 71,6 persen.

Tak sampai disitu, terget vaksinasi untuk tahun 2022 sendiri disebut harus 100 persen.

“Ke depan kita harus melaksanakan paket berikutnya karena di akhir 2022, bulan Februari kita harus capai 100 persen dosis pertama dan dosis kedua akhir Maret 2022. Jadi kita akan fokus lagi ke depan. Tapi mungkin akan mendekati karena teman-teman kita di Sulsel ini juga kan banyak di luar daerah Sulsel,” jelas Irjen Pol Nana Sudjana.

Kapolda meminta kepada wartawan untuk membantu polri dalam menjaga kamtibmas dengan publikasi kegiatan polisi yang bersifat positif sesuai dengan program kapolri prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan (presisi).

Perwira tinggi penyandang dua bintang dipundak itupun menyoroti sejumlah yang terjadi selama ini, terkhususnya di Kota Makassar yang masih marak kegiatan perang antar kelompok.

Terkait aksi tawuran yang sering menggunakan anak panah berupa busur, kapolda berjanji akan mendalaminya.

“Tugas saya ke depan akan menyelesaikan itu, kita akan cari apa akar permasalahannya. Busur ini diproduksi secara industri atau apa. Itukan saya liat dibuat dari besi. Kalau kena kepala itukan membahayakan. Selama saya disini sudah ada dua anggota saya kena. Ada kena belakang, ada pada bagian dada,” bebernya.

Makanya, secara tegas Nana Sudjana bersama jajarannya akan menyikapi satu persatu masalah yang ada di Sulsel.

“Artinya, di samping kita melayani juga harus melindungi masyarakat lainnya disamping pelayanan hukum,” pungkasnya.(red)

KORLIP : Dirwan & Saiful Emba

EDITOR : SS.Nyampa

banner 970x250 banner 970x250