banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
SKANDAL

Makassar Siaga Bencana, Waspada !

123
banner 970x250 banner 970x250

Ket.Gambar : Walikota Danny Pomanto memberikan keterangan pers, saat memantau kondisi debit air di Waduk Tumggu Nipa-nipa Antang Makassar, pukul 18.00 wita, Rabu 19 Januari 2022.(ist)

banner 468x60

——————————————————-

Walikota Danny Pomanto : Camat dan Lurah Standby Bekerja

MEDIAKTUAL.COM –  MAKASSAR :

Cuaca ekstrem yang tidak menentu saat ini, terkhusus di Kota Makassar, setidaknya ikut menyita sebagian waktu rileksnya Walikota Moh Ramdhan Pomanto memikirkan kondisi daerahnya.

Maklum, di tengah tingginya intensitas hujan disertai angin kencang beberapa hari ini, membuat Danny, panggilan akrab walikota, mengeluarkan peringatan siaga bencana banjir.

Peringatan tersebut,  berdasarkan pantauan cuaca ekstrem lewat aplikasi smartphone.

Danny menyebut, berdasarkan data yang dilihat diaplikasi kemungkinan akan terjadi genangan air hingga banjir pada Rabu (19/1/2022).

Genangan dan banjir diprediksi terjadi pada pukul 18.00 Wita.

“Pada hari Rabu 19 Januari 2022 dimulai sekitar pukul 18.00 Wita sampai tanggal 21 Januari 2022,” tulis Danny di Instagram pribadinya @dpramdhanpomanto.

Mengantisipasi cuaca ekstrem tersebut, walikota berlatar belakang Arsitektur itu memerintahkan semua perangkat daerah, mulai camat fan lurah untuk segera melaksanakan protokol siaga banjir dan angin puting beliung.

“Kepada seluruh masyarakat diimbau untuk bersiap dan berdoa dan lebih banyak ada di rumah,” ajaknya menghimbau.

Diakui Danny, dirinys telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang terjadi di Makassar hingga maret mendatang.

“Ini saya akan koordinasi ke lurah camat. Sampai Maret kemungkinan itu cuaca ekstrem sehingga kita harus bersiap-siap,” ungkapnya.

Upaya lain, imbuh walikota, telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar untuk segera menyelesaikan perbaikan drainase di berbagai titik rawan banjir.

“Sistem drainase kita maksimalkan. Saya sudah bicara dengan PU. Tujuan perbaikan drainase untuk mencegah terjadinya banjir ataupun genangan,” jelas Danny.

Dia berharap, langkah pengerukan akan dimaksimalkan dan terus memantau saat hujan.

“Artinya, kalau memang tinggi pasang, hujan ekstrem, sudah maksimal kita kerja, tinggal kita siaga bencana,” pungkas walikota.

Danny Pomanto pun memerintahkan agar prosedur siaga bencana diaktifkan.

“Kalaupun terjadi bencana, tanggap berencana harus bagus. Karena di mana-mana juga banjir,” timpalnya lagi.

Ket.Gambar : Beginilah kondisi genangan jika Kots Makassar diguyur hujan lebat. Warga pun menjadikannya sebagai tempat bermain sky air dijalanan, )waduh…?(rep)

—————————————————-

Yang menarik, hari ini, Rabu 19 Januari 2022, seperti prediksi Walikota Danny Pomanto lewat aplikasi yang diunggahnya dimana memprediksi bakal terjadi genangan bahkan banjir pada pukul 18.00 wita, dia pun memgunjumgi dan memantau Waduk Tunggu Nipa-nipa.

Hasilnya, untuk memastikan terjadi kenaikan debit air atau tifak, ternyata tidak terjadi.

Danny Pomanto pun balik dengan hati plong dan berterima kasih atas tidak terjadinya debit air yang meninggi.

Sebelumnya, Badan Meterologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel) akan dilanda hujan lebat pada 18-20 Januari 2022.

Berdasarkan informasi dari BMKG Sulsel, wilayah yang akan mengalami hujan lebat yakni Kota Makassar, Parepare, Kabupaten Gowa, Maros, Soppeng, Barru, Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Takalar, Jeneponto, dan Kepulauan Selayar.

Sementara,  hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kabupaten Luwu Utara, Sidenreng Rappang (Sidrap), Pinrang, Bone, Sinjai, Bulukumba, dan Bantaeng. Potensi angin kencang menyasar di pesisir barat, selatan, dan timur Sulawesi Selatan.

“Hasil analisis dinamika atmosfer, terpantau adanya pola pertemuan massa udara dan belokan angin di wilayah Sulawesi Selatan sehingga dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan. Sementara itu hasil analisis perkembangan musim hujan hingga Dasarian I Januari 2022 menunjukkan bahwa 75 persen zona musim di Sulsel sudah memasuki musim hujan,” tulis BMKG Sulsel dalam keterangannya, Senin (17/1/2022).

Selain itu, masyarakat diimbau agar mewaspadai gelombang tinggi di perairan sekitar Sulawesi Selatan.(red)

PEWARTA : Mat Rani – Rul Pawa – Mud Cuplis – Inding – Sam

EDITOR : Muchtar Naba

banner 970x250 banner 970x250