banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
SKANDAL

PLN Mesti Benahi Tiang dan Kabel Listrik di Rannaya

190
banner 970x250 banner 970x250

Gegara Dikerja Serampangan Mengusik Ketenangan Warga

banner 468x60

MEDIAKTUAL.COM – GOWA :

Sudah biasa terdengar dan terlihat orang meninggal akibat tersengat aliran listrik.

Makanya,  diharapkan pihak PLN harus  proaktif melakukan pengontrolan terhadap pemasngan kabel- kabel induk terutama yang terpasang di pelosok desa atau kampung yang terpencil.

Sebutlah, yang terjadi di Kampung Rannaya Dusun Cadika Desa Pa’ bentengan Kecamatan Bajeng Gowa.

Selain jalannya rusak parah juga kabel induk listrik masih bergelantungan diatas pohon.

Bahkan, ada sebagian yang sudah mepet ke tanah akibat tertimpah pohon tumbang.

Kepada Korlip Mediaktual.Com Muh Idris Jamaluddin, salah seorang tokoh masyarakat setempat mengatakan, sudah setahun kondisi  kabel listetik ini bergelantungan diatas pohon dan sampai saat ini tidak pernah ada perhatian, baik dari pemerintah setempat maupun dari pihak PLN selaku pengelola aliran listrik.

Ironisnya, tiang beton sudah hampir dua tahun berdiri dan ini sangat berpotensi dan rawan merenggut nyawa warga.

Serampangan kerja petugas PLN, terkait adanya tiang beton dan kabel listrik tersebut, dibenarkan
H.Abd. Salam Rani merupakan tokoh masyarakat dan sekaligus merupakan anggota DPRD Kabupaten Gowa.

“Masalah terbengkalainya kabel listrik di beberapa tempat di Desa Pa’bentengan ini, setahun yang lalu memang disayangkan. Hal ini sudah saya laporkan ke PLN,” ujarnya, saat dimintai tanggapan via telepon, Kamis 13 Januari 2022.

Sayangnya, jata dia, laporannya belum direspon dan sampai hari ini tidak ada ‘action’  penanganan yang serius dari pihak PLN.

“Saya selaku wakil Rakyat di DPRD tentunya sangat mengharapkan PLN turun ke lapangan untuk bisa memastikan kondisi kabel arus listrik itu,” pinta Legislator H.Abd Salam Rani.

Terkait hal ini, Kepala Desa Pa’bentengan yang berupaya  dikonfirmasi, belum berhasil tanpa memberi jawaban.

Hal serupa, dari pihak PLN sendiri pun belum memberikan tanggapan.(red)

KORLIP : Muh Idris Jamaluddin

banner 970x250 banner 970x250