Bupati Adnan Cerahkan Mahasiswa Magister Sosiologi Unismuh
MEDIAKTUAL.COM – GOWA :
Politik itu adalah seni untuk bagaimana membangun daerah.
Hal tersebut, disampaikan Bupati Gowa DR.H.Adnan Purichta Ichsan, saat membawakan materi atau kuliah singkat pada mahasiswa Magister Pendidikan Sosiologi Unismuh Makassar, dihelat di Baruga Karaeng Pattingaloang Kantor Bupati, Selasa 21 Januari 2022.
Pertemuan para mahasiswa Unismuh tersebut, untuk sharing dan berbagi knowledge mengingat Adnan adalah sosok kepala daerah tergolong muda dan sarat inovatif.
Dipaparkan, seorang kepala daerah yang terpilih itu melalui proses pemilihan harus mampu menggandeng lawan politik untuk bersama-sama membangun daerah.
Adnan mengurai, hampir semua lini kehidupan dimasuki oleh politik tidak terkecuali di pemerintahan.
Apalagi kepala daerah, seperti bupati maupun walikota terpilih karena proses politik.
“Ketika kita sebelum menduduki jabatan sebagai kepala daerah seperti saya. Kita terlebih dahulu melalui proses politik, bahkan saat menjabat pun proses-proses politik itu tidak pernah berhenti dan terus kita jalani bergandengan bersama antara pemerintahan dan politik,” ujarnya.
Bupati Gowa dua periode itu mengakui, di zaman sekarang kalau ada yang menerapkan konsep individualisme, pasti dia tertinggal.
Sebaliknya, terang Adnan, jika kita menerapkan konsep kerjasama dan kolaborasi yakin dan percaya pasti dia akan maju.
“Intinya, pengertian politik ada seni dalam menjalankan pemerintahan,” pungkasnya.
Begitupun, imbuhnya lagi, dalam pengambilan kebijakan publik, ia mengungkapkan tidak terlepas dari proses politik.
Seperti, pengambilan keputusan harus melalui persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang merupakan kader partai politik.
Di Kabupaten Gowa sendiri, aku bupati, dalam membuat suatu kebijakan publik juga memerhatikan perkembangan zaman agar suatu daerah tidak ketinggalan.
Adnan yang juga Sekjen Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ini mengatakan, komposisi masyarakat Indonesia termasuk di Kabupaten Gowa didominasi oleh millenial, gen z dan post gen z yang menginginkan adanya kecepatan.
Gambarannya, sebut bupati, jika kepala dinasnya masuk gen x maka sekretaris dan beberapa kepala bidangnya kita isi millenial.
Adnan juga menyebutkan bahwa untuk Pemerintah Kabupaten Gowa saat ini juga terus melakukan transformasi kebijakan untuk mempercepat pelayanan publik, seperti disrupsi di semua sektor kehidupan, menguatkan artificial inteligence, penggunaan big data, interaksi dan layanan online.
“Kita di Kabupaten Gowa sekarang berlakukan disposisi online dan tanda tangan elektronik. Jadi untuk melakukan disposisi dan tanda tangan bisa dilakukan dimana pun kita berada. Sekarang pelayanannya begitu karena kita menuju era disrupsi,” paparnya lagi.

Sama halnya dengan pengambilan kebijakan, Adnan mengungkapkan bahwa dalam pembentukan dan praktek produk hukum suatu daerah harus ada persetujuan bersama dengan DPRD.
Menurutnya, hukum ini dibuat untuk mengatur tata kehidupan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Program Studi (Prodi) Magister Pendidikan Sosiologi Pascasarjana Unismuh Makassar, Kaharuddin berharap kedepan kerjasama Pemerintah Kabupaten Gowa dengan Unismuh Makassar tetap berjalan dengan baik dan lebih ditingkatkan lagi.
“Mudah-mudahan langkah selanjutnya kita bisa kerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk melakukan pengabdian masyarakat dalam bidang pendidikan, seperti melakukan pelatihan terkait model-model pembelajaran, pembuatan RPP, RPS atau akreditasi-akreditasi sekolah,” pungkasnya.
Pada.momen ini, Bupati Gowa turut didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Hj Rieke Susanti yang bertindak selaku moderator.
Tema yang diusung yakni “Politik, Kebijakan dan Hukum pada Ruang Pemerintah untuk Publik”.(yusuf/anwar/rul pawa/red)
KORLIP : Muh Idris Jamaluddin
EDITOR : Mustafa
Langsung ke konten














