banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
HUKRIM

Tikam Ayah, Ditangkis, Eh..Anak yang Tewas

154
banner 970x250 banner 970x250

MEDIAKTUAL.COM – JENEPONTO :

banner 468x60

Mengasuh dan membesarkan hingga dewasa anaknya bernama Asbi (31), itulah perjuangan hidup seorang ayah berinisial RB (55).

Sayang, pada malam hari, Rabu 5 Januari 2021, siapa duga malam itu  belai kasih sayang antara ayah dan anak, sontak menuai tragedi berdarah.

Asbi, yang pulang ke rumahnya dalam kondisi mabuk pasca menenggak minuman keras tradisional (ballo) tiba-tiba saja mencak-mencak dengan bahasa kotor mencari kunci motornya.

Dibawah pengaruh miras itu, korban terus menghardik kedua ortunya (bapak-ibu) untukmencarikan kunci.

Aksi korban, kian menjadi-jadi sembari menendang pindu dan barang-barang yang ada didekatnya.

Tak dinyana, dengan kalap mata, Asbi tiba-tiba menyerang membabi buta sang ayah dengan memegang sebilah badik terhunus.

Bagaimana kronologisnya, ini pengakun lengkap Kapolsek Bangkala Jeneponto Iptu Asrullah.

Diungkapkan, insiden maut ini terjadi di Dusun Bungung Labbua, Desa Punagayya, Kecamatan Bangkala.

Korban tewas bernama Asbi (32), yang merupakan anak kandung dari pelaku, BA (55).

“Peristiwanya malam sekitar pukul 22.00. Waktu itu korban pulang ke rumah dalam kondisi mabuk,” terang Asrullah.

Setiba di rumah, Asbi mencari kunci sepeda motor. Karena tak ketemu, Asbi naik pitam.

“Dia marah-marah. Di situ ada ayahnya. Ayahnya kemudian menegur Asbi, kenapa ribut, cari saja kuncinya, saya tidak lihat,” jawab sang ayah.

Cekcok mulut di yengah malam itu, tak terelakkan. Anak durjana itu mencabut badik sembari menantang ayahnya.

Melihat sang anak tak terkendali, BA akhirnya memilih diam. Tapi Asbi masih dikuasai amarah. Ia menghampiri ayahnya dengan badik terhunus.

Ibu Asbi, Jumariah mencoba melerai seraya memegangi Asbi untuk menjauhi ayahnya.

Begitupun,  BA diminta istrinya masuk kamar agar keributan tak berlanjut.

“Ibunya suruh Asbi keluar. Ia lalu mengunci pintu dari dalam. Ya tujuannya supaya Asbi segera pergi,” jelas AKP Asrullah.

Situasinya justru makin buruk. Asbi mengamuk dan mendobrak pintu. Dengan badik terhunus ia masuk dan mencari ayahnya sambil berteriak-teriak menantang duel.

BA yang mendengar teriakan itu hanya diam. Ia bersembunyi dalam kamar.

Tapi Asbi sudah kalap. Ia masuk ke kamar dan menemukan ayahnya di dalam. Kata Asrullah, BA masih berusaha menenangkan Asbi tapi ia sudah malah menyerang ayahnya.

Sejurus Asbi langsung menusuk BA hingga melukai tangan kirinya.

“Terkena di bagian lengan kiri, dan mengenai tangan kiri samping kelingking,” kata Asrullah

Dalam kondisi terluka, BA langsung merampas badik milik Asbi dan menghujamkan tepat di lambungnya. Tusukan itu membuat Asbi ambruk dengan usus terburai.

“Dia masih sempat dilarikan ke puskesmas tapi nyawanya tak tertolong. Korban ditikam di perut bagian kanan dan mengalami pendarahan hebat hingga tewas,” terang Asrullah.

Kini, pelaku BA telah diamankan selanjutnya menjalani proses hukum.(Inding/Mat Rani/Rul Oaws/red)

KORLIP : Dirwan

EDITOR : Muchtar Naba

banner 970x250 banner 970x250