banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
HUKRIM

Aktivis LSM ‘Bedah’ Proyek RS.Batua Makassar

64
banner 970x250 banner 970x250

Terkait Respons Kejati Sulsel Akan Kelanjutan Dugaan Tipikor

banner 468x60

MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :

Proyek pembangunan Rumah Sakit Batua Makassar, kian disorot publik.

Para aktivis LSM dan Ormas, pun menjadi garda terdepan untuk terus mengawal kasus ini yang diduga beraroma korupsi dan berpotensi merugikan uag negara.

Enggan melihat kasus ini stagnan di Kejati Sulsel, membuat para aktivis
menggelar Rapat Konsolidasi (Rakon)  terkait kelanjutan dugaan Tindak Pidana Korupsi Proyek RS Batua itu.

Para pemimpin dari Tiga Pilar  Dimensi tersebut hadir yakni Ketua Umum LSM Poros Rakyat Jafar Siddik, Ketua  Kiwal Garuda Hitam Kab.Gowa Muh Amin dan Ketua Umum Gojai Media Hroup ikhsan Mapparenta.

Juga, hadir Sekjen DPN LABRAKI Muh Irfan, Ketua PD IWO Gowa, Burhanuddin Nas dan salah seorang Ketua LSM Irfan Lata serta beberapa anggota pemuda Laskar Poros Rakyat indonesia.

Jafar Siddik mtengatakan,  dari konferensi oers yang diakukan beberapa hari yang lalu di Kejati Sulsel, pihaknya beum mendapatkan respons yang jelas terkait penetapan beberapa orang yang bakal menjadi tersangka oleh pihak Polda Sulsel.

Hal senada, juga  diungkapkan  Ketua Ormas Kiwal Garuda Hitam Gowa Muh. Amin.

Menurutnya,  kasus ini harus dikawal terus sampai semua yang ditetapkan tersangka masuk dijeruji besi.

“Oknum-oknum itu telah merugikan negara yang jumlahnya sangat fantastis. Saya tidak akan pernah mundur mengawal kasus ini hingga tuntas, ” tegasnya dengan nada meninggi.

Tak ketinggalan, Ketua Imvestigasi Kiwal Garuda Hitam yang enggan ditulis namanya mengatakan, walaupun ini di istilahkan adalah tembok besar namun dia tak gentar dan takut.

“Robohkan tembok itu Ddemi kepentingan Negara demi tegaknya supermasi hukum,” tantangnya bersemangat.

Hal lain, Ketua PD. IWO Kab.Gowa Burhanuddin Nas mengklaim, dirinya  mewakili sebagian swak media untuk terus mengawal Gerakan Tiga Pilar Dimensi, terkait pemberitaan sesuai Tupoksinya.

“Kami darimedia hanya mengabarkan kepada publik dengan tetap mengedepankan karya dan  kode etik jurnalistik. Agar pemberitaan balance ya tentu harus melakukan konfirmasi pada setiap narasumber atau yang berkepentingan ,” terangnya.

Sementara,  Sekjend DPN LABRAKI Muh Irfan Daeng Ruppa menyatakan, dia mewakili DPN LABRAKI akan mendukung penuh Tiga Pilar Dimensi mengawal kasus tersebut,

Diungkapkan,  tak ada kata takut dan lelah membongkar dan menuntut pihak berwenang untuk bersungguh sungguh memfollow up kasus yang berbau korupsi. (Burnas/red)

banner 970x250 banner 970x250