Iksan Iskandar : Passaki Sedikit, Saya Tanggungjawab
MEDIAKTUAL.COM – JENEPONTO :
Menolak untuk divaksinasi beberapa oknum DPRD Kabupaten Jeneponto Sulsel, sontak memicu amarah Bupati Jeneponto Iksan Iskandar.
Sikap geram itu, ditunjukkan bupati dua periode itu setelah mendengar penjelasan Sektetaris Dewan (Sekwan) Muh Yusuf Pakihi, pada avara coffe morning di Aula Panrannuangta, Senin 20 Desember 2021.
Dikatakan, sampai saat ini banyak anggota DPRD yang belum melakukan vaksinasi membuat tensi Bupati Iksan mendidih.
Kekesalan bupati, bukan tanpa alasan.
Pasalnya, selama ini pemerintah daerah mtelah habis-habisan untuk mengejar target vaksinasi hingga akhir Desember.
Mirisnya, angka vaksinasi di dawrah penghasil garam terbesar di Sulsel itu tergolong masih terendah se-Sulsel yakni 59,59 persen.
“Masih ada yang belum vaksin. Sisanya itu kita tekan kembali supaya dia selesaikan vaksinnya,” ujar Yusuf Pakihi melaporkan.
Mantan Inspektur Inspektorat Jeneponto tersebut, meminta kepala dinas kesehatan untuk segera membuatkan surat sebagai pegangan untuk mendesak para anggota dewan.
“Termasuk anggota DPRD, saya sudah bicara dengan kepala dinas kesehatan segera dibuatkan surat agar ada alasan saya untuk mendesak semua anggota DPRD yang belum melakukan vaksin,” harapnya.
Ketidak-taatan oknum wakil rakyat tersebut, membuat bupati mengancam menahan gaji anggota dewan yang belum divaksin Covid-19.
“Kau coba anggota DPRD jangan kasih gajinya kalau belum,” tegasnya.
Meski demikian, katanya, gaji DPRD langsung ditransfer masuk ke rekening masing-masing melalui BPKAD.
Dengan kondisi tersebut, secara tegas meminta nama-nama anggota DPRD Jeneponto yang belum divaksin.
Jika tetap menolak tak mau divaksin, maka akan dilakukan sistem pemaksaan.
“Kasih saya daftarnya yang belum vaksin, paksaki sedikit biar dia rasa. Saya yang tanggung jawab, jangan mako takut,” tegas Iksan Iskandar.(r/Iwan/Anwar/Cuplis/red)
Editor : Tajuddin Ngawing
Langsung ke konten














