banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
HUKRIM

Buruh Habisi Nyawa Mandor Bangunan, Waduh..?

159
banner 970x250 banner 970x250

Motifnya Diduga Kesal Sisa Gaji Tak Kunjung Dibayar

banner 468x60

MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :

Begitu mudah dan sadis, dalam sekejap nyawa melayang.

Hanya gegara belum terbayarkan sisa gaji, membuat dua orang buruh alias kuli, masing-masing berinisial RB (35) dan IL (21) nekat menghabisi nyawa Sang Mandor Bangunan bernisial AA.

Kasus yang terjadi pada Rabu 15 Desember 2021 di Jl Tamangapa Raya Kecamatan Manggala Kota Makassar tersebut, sontak menggemparkan warga.

Diketahui, dua pelaku dipekerjakan oleh korban di salah satu proyek bangunan di Jl Mangga Tiga Makassar.

Kapolsek Manggala Kompol Supriady Idrus menyatakan, penganiayaan terjadi saat kedua pelaku mendatangi rumah korban.

“Entah bagaimana, terjadi pertengkaran yang berujung terjadinya penikaman. Diduga kuat, pelaku RB mencabut sebilah sajam jenis badik dan menusuk korban sebanyak empat kali pada bagian dada dan perut.

“Dengan emosi yang tidak terkendali, para pelaku menghabisi nyawa korban hingga tersungkur dan meninggal dunia,” katanya.

Usai.menikam, kedua pelaku kabur namun satu diantaranya yakni IL bernasib apes karena sempat diringkus dan diamuk warga yang tersukut emosi.

Untung saja, petugas Polsek Manggala cepat mengamankan situasi sembari mengevakuasi ke RS.Bhayangkara dengan kondisi tubuh pelaku mengalami luka-luka akibat amukan warga.

Tak puas menyeret pelaku IL dijalanan, massa pun melampiaskan amarahnya dengan cara membakar motornya.

Kapolsek menambahkan, korban tewas bersimbah darah di dekat rumahnya sendiri, samping kebun pisang.

“Lukanya cukup parah  dengan luka 5 kali tusukan di sekujur tubuhnya, terutama tusukan yang mengena dada sebelah kiri,” ungkapnya.

Hanya beberapa jam setelah pelaku RB kabur, akhirnya polisii berhasil meringkus di Jl.RPH Tamangapa sekitar pukul 02.00 dinihari.

Kasus pembunuhan ini, jelas Kapolsek Manggala, terus dilakukan pengembangan terutama menggali secara mendalam motinya dan keterangan saksi-saksi.(sol jois/red)

Pewarta : Saiful Emba

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250