MEDIAKTUAL.COM – JENEPONTO :
Sigap dan peka terhadap sesuatu hal yang dianggap esensial untuk kepentingan umum, itulah potret kepemimpinan Muhamnad Basuki Baharuddin, SE, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jeneoonto.
Betapa tidak, hanya gegara mengetahui adanya tulisan warga yang berjudul Tabe…!!! Pak Bupati Pohon Kota Jadi Tumbal Banner-banner Iklan, Jeneponto Terlihat Kumuh”, sontak kadis responsif menyikapinya di lapangan.

Tak membuang waktu, apalagi terkait tupoksinya, Kadis Basuki bersama petugasnya langsung ‘action’ membersihkan sejumlah banner-banner yang menempel plus terpaku dipepohonan sekitar Kota Jeneponto, Rabu 8 Desember 2021, pekan kemarin.
Karaeng Lili, sapaan karib Kadis DLH mengakui, pemasangan banner dan sejenisnya yang dipasang dibeberapa titik lokasi memang sangat disayangkan.
Selain mengurangi nilai estetika keindahan kota (lingkungan) juga sangat merusak kelestarian pohon yang rindang dan hijau.
“Ya…dengan adanya oknum-oknum tertentu sengaja memaku banner-banner di pohon, tentu sangat memprihatinkan. Mereka ini tidak tahu bahwa dampak dari pemakuan pohon-pohon yang dijalan, mengakibatkan keropos dan rantingnya mudah patah. Bayangkan, kalau pohon sudah keropos, apalagi di saat musim hujan disertai angin kencang, tentu mudah roboh alias tumbang. Bahkan, bisa mengancam keselamatan para pengguna jalan yang melintas,” katanya.

Intinya, terang Kadis DLH, untuk merawat dan melestarikan pepohonan, seyogianya dibarengi kesadaran untuk tidak sembarangan merusak (memaku) banner-banner iklan di pohon.
“Mereka belum paham bahwa pohon itu bukan sekedar aksesoris kota, tapi lebih dari itu bahwa adanya pohon dapat menghasilkan oksigen, mengurangi karbondioksida, mengurai partikel kotor yang mencemari udara serta memberikan kesejukan dan akarnya dapat menyerap air,” pungkas pejabat yang dikenal populis, santun dan inovatif itu.(r/pemred)
Langsung ke konten














