banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
EKOBISPAR

Pengusaha Smelter Janji Serap Naker Lokal

30
banner 970x250 banner 970x250

Ket.Gambar : Suasana peletakan batu pertama (Groundbreaking) pembangunan smelter sebagai kados 767 tahun Hari Jadi Bantaeng.(ist)

banner 468x60

——————————————————-

Plt.Gubernur, Bupati dan Investor Lakukan Goundbreaking

MEDIAKTUAL.COM – BANTAENG :

Perhelatan 767 tahun Hari Jadi Bantaeg (HJB), Selasa 7 Desember 2021, menjadi kado istimewa bagi masyarakat Butta Toa karena tahun ini sebanyak tiga perusahaan dipastikan menanamkan investasi senilai triliunan rupiah.

Kepastian investasi tersebut, setelah Bupati Bantaeng DR.H Ilham Syah Azikin bersama Plt.Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Direktur PT Butta Toa Smelter Mr Fu, melakukan groundbreaking alias peletakan batu pertama pembangunan smelter di Desa Baruga Kecamatan Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng.

Rencananya, smelter ini akan memperkuat sejumlah perusahaan smelter lainnya di kawasan Industri Bantaeng (KIBA) dengan nilai investasi Rp2,3 miliar.

“Ini adalah salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk tetap produktif bersama dengan masyarakat,” ujar bupati jebolan IPDN/STPDN Jatinangor Jabar itu.

Dikatakan, pemerintah selama ini konsen terhadap tiga hal di masa Pandemi Covid-19.

Konsen pertama, terang Ilham,  penanganan kesehatan dan pencegahan Covid-19.

Kedua, untuk mengembalikan pergerakan ekonomi serta percepatan investasi.

“Kita membuka ruang yang seluas-luasnya untuk mendorong percepatan ekonomi dengan membuka ruang investasi,” ungkapnya.

lham Azikin menyebut, perusahaan pertama adalah PT Sulatco Jaya Abadi yang melakukan pengembangan kopi Arabika di Desa Labbo.

Saat ini, katsnya, perusahaan yang ikut mengembangkan kopi Tana Toraja ini mulai menanam kopi arabika dan diperkirakan akan mulai berkembang tiga tahun ke depan.

Perusahaan kedua adalah PT Prisma Pusaka Artajaya. Perusahaan ini diketahui akan membangun infrastruktur air bersih untuk Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) senilai Rp10 miliar.

Sedangkan,  perusahaan terakhir adalah PT Butta Toa Smelter yang menanamkan investasi Rp2,3 triliun untuk pengembangan industri smelter di KIBA.

“Ini adalah bentuk komitmen kita semua sebagai masyarakat Bantaeng yang tetap berusaha untuk produktif meski masih berada di masa Pandemi Covid-19. Keberadaan industri di KIBA kita harapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal, sekaligus memberikan PAD di Bantaeng, hingga di momentum ini, kita akan terus lebih baik,” harap bupati.

Sementara itu, Pt.Gubernur Sulsel Sudirman Sulaiman juga menekankan beberapa hal terkait keberadaan PT Butta Toa Smelter.

Pejabat berdarah Bugis Bone itu berharap, perusahaan ini bisa menjadi contoh untuk perusahaan lainnya di Sulsel.

“Kita ingin kontraktor lokal diberdayakan. Memberikan porsi yang besar untuk lokal kontent,” pintanya.

Harapan lain, sebut Sudirman, agar perusahaan melibatkan pemerintah dan membangun koordinasi yang baik.

“Kemarin kita sempat terganggu akibat sebuah komunikasi yang terputus dengan salah satu perusahaan smelter. Karena ada tenaga kerja asing yang masuk di masa pembatasan. Ini tidak boleh terjadi lagi,” tukasnya mengingatkan.

Sementara itu, Direktur PT Butta Toa Smelter, Mr Fu mengatakan, adalah sebuah kebanggaan bisa menanamkan investasinya di Bantaeng.

Kehadiran PT Butta Toa Smelter ini diharapkan bisa menjadi bagian dari pegerakan ekonomi Bantaeng.

Dia berjanji, akan memprioritaskan dan mengutamakan tenaga kerja lokal untuk berbagi pengetahuan.

Selain, Mr Fu berharap investasi ini bisa ikut meningkatkan kesejahteraan rakyat di Bantaeng.

“Terima kasih kepada semua pihak yang membantu perizinan di Bantaeng,” ucapnya.(nani/red)

Editor : Mustafa

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250