banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
SKANDAL

Direksi dan Dewas Perusda Makassar Dicopot !

243
banner 970x250 banner 970x250

Ket.Gambar : Pasca pencopotan Direksi dan Dewas, membuat salah satu Kantor Perusda dilakukan penyegelan oleh anggota Satpol PP.(dok)

banner 468x60

—————————————————–

Danny Pomanto: Bukan Pembubaran Tapi Perombakan Total

MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :

Setelah Walikota Makassar Muh Ramdhan Pomanto melakukan bersih-bersih sejumlah camat dan sekcam, bulan kemarin, kini giliran Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) yang ada di lingkup kerja Perusahaan Daerah (Perusda) dicopot.

Pelengseran tersebut, lantaran kinerjanya dianggap tak memuaskan membuat manajemen perusda ikut stagnan.

Pencopotan sekuruh direksi fan dewas itu, tidak diumumkan langsung Danny Pomanto namun melalui melalui Tim Percepatan Penataan Total BUMD.

Tim tersebut,  terdiri atas lima orang yaitu Sekda Kota Makassar M Ansar sebagai Ketua dan Aminuddin Ilmar, Benny Iskandar, Kabag Ekonomi dan Kabag Hukum sebagai anggota.

Dicegat di sela-sela pemantauan banjir, Senin 6 Desember 2021, Walikota Mskassar dua periode itu mengaku,  dirinya sengaja membentuk tim untuk melakukan evaluasi menyeluruh perusda yang ada di Pemkot Makassar.

Ket.Gambar : Walikota Makassar Muh Randhan ‘Danny’ Pomanto.(rep)

Langkah itu, katanya, memang adalah janji dan komitmen jauh-jauh hari sebelum dia dilantik untuk melakukan perombakan perusda.

“Jadi ini bukan pembubaran perusda tapi perombakan total perusda,” tegasnya.


Danny menyebut,  perombakan strukturisasi direksi dan dewas lantaran rusak berat terutama dari pemberian deviden yang minim.

Rencananya, semua perusda akan berganti status menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Ada usulan perseroda ada juga usulan tentang Blud. Nah, ini perlu studi yang matang terkait mana yang baik diterapkan,” pungkasnya.

Sementara itu, anggota Tim Percepatan Penataan TotaL BUMD

Prof Aminuddin Ilmar mengatakan pencopotan ini mulai berlaku hari ini, Selasa (7/12/2021).

Ini artimya, terang dia, ruang direksi Perusda Makassar pun dikosongkan.

“Makanya sekarang kita perintahkan Satpol PP untuk menjaga, mengosongkan ruang direksi dengan ruang pengawas agar tidak lagi mengambil tindakan-tindakan untuk kebijakan sejak diumumkannya,” tegasnya.

1. Tim percepatan mengisi jabatan kosong

Aminuddin mengatakan perombakan direksi dan Dewan Pengawas Perusda Makassar ini merujuk pada aturan yang tertuang dalam Perwali terkait Penataan Total BUMD Kota Makassar.

Hal itu, juga sejalan dengan keinginan Danny Pomanto untuk merombak ulang Perusda.

“Sudah ada Perwali. Terbit tadi malam. Perwali tentang penataan total BUMD Kota Makassar. Itu sebagai jabaran Perda PJMD Kota Makassar tentang salah satu misi Wali Kota Makassar untuk penataan total BUMD,” katanya.

Untuk saat ini, tim percepatan penataan BUMD akan mengambil alih pengisian jabatan lowong. Mereka akan melaksanakan tugas Perusda selagi belum ada penunjukkan untuk Direksi dan Dewas baru di masing-masing Perusda.


2. Perusda Makassar akan dirombak total

Perusda Kota Makassar itu mencakup Perusahan Daerah Parkir (PD Parkir),  Perusahaan Daerah (PD) Terminal Makassar Raya, PDAM, Perumda Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya, hingga Rumah Potong Hewan (RPH) Antang.

Perombakan Perusda itu sudah lama digaungkan Danny Pomanto. Menurutnya ada banyak masalah di tubuh Perusda Makassar seperti tidak memberikan kontribusi untuk pendapatan pemkot.

Dari pencopotan Direksi dan Dewas Perusda itu, Danny menyatakan akan membentuk tim sesuai visi misinya. Dia juga meminta kepada tim yang dibentuknya agar Perusda dievaluasi.
 
“Setelah itu tentunya kita harus merombak total. Jangan juga bilang pembubaran tapi perombakan total. Saya akan menunjuk orang-orang yang mempersiapkan aturannya, tim dan segala sesuatu. Besok mulai,” kata Danny.

3. Bakal Diseleksi ulang

Danny Pomanto belum memastikan kapan jabatan Direksi dan Dewas Perusda Makassar akan diisi kembali oleh pejabat baru.


Menurutnya, perombakan ini masih akan didiskusikan bagaimana bentuk ke depannya.

“Ini semua harus distudi yang mana yang baik mana yang pas dan itu harus ada aturannya,” katanya.

“Tidak akan memilih dulu direksi, memilih dulu tim di dalam. Ya…paling tiga tim setiap perusahaan daerah. Tidak semua diisi, ada satu komisaris, dua direksi itu cukup. Karena ini sebagai tim juga, yang menjalankan fungsi-fungsi direksi dan komisaris,”  tukasnya.(idn/red)

Pewarta : Emba – Iwan – Sol Jois – Cuplis

Editor : Rukli R OmCos

banner 970x250 banner 970x250