banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
HUKRIM

Membacok dan Rusak Asrama Mahasiswa

355
banner 970x250 banner 970x250

Tangan Korban Ditebas Hingga Putus

banner 468x60

MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :

Insiden maut yang diduga bentrok  sesama oknum mahasiswa di Kota Makassar asal Bone dan Luwu, cukup memprihatinkan bahkan memiriskan hati.

Adalah Arham (25), mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar, menjadi korban pembacokan oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK), Sabtu 27 Nopember 2021.

Akibat penyerangan itu, korban yang diketahui merupakan warga Desa Ulu Balang, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mengalami luka parah.

Mirisnya, korban jatuh tersungkur dilantai setelah mendapat sabetan parang hingga pergelangan tangan kanannya nyaris putus.

“Saya mengetahui korban diparangi setelah melihat fotonya tersebar di grup WhatsApp. Sekarang, tengah menjalani perawatan intensif di RS.Wahidin Sudirohusodo Makassar,” ujar Asriadi, rekan korban.

Bak gayung bersambut,  tragedi berdarah itu  juga dialami Mahasiswa di Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL).

Kali ini, dua mahasiswa bernama  Fery (22) dan Muhammad Fauzan (21) menjadi korban.

Sadisnya, diantara mereka jadi korban dengan tangan terputus pada pergelangan.

Dalam keterangan persnya, Kasubag Humas Polrestabes Makassar AKP Lando KS membenarkan adanya dua insiden yang menyebabkan mahasiswa jatuh korban.

“Iya benar telah terjadi penyerangan oleh OTK ke asrama IPMIL dan Kepmi Bone ,” katanya.

Lando menyebut, Asrama mahasiswa yang pertama terbakar yakni  Asrama IPMIL. Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 02.00 Wita dini hari.

Dikatakan, asrama ini diserang belasan OTK dengan senjata tajam dan bom molotov.

Akibatnya,  sejumlah fasilitas asrama rusak berat dan juga terbakar. Beruntung, pemadam kebakaran  di Makassar sigap  dan langsung padamkan api.

Selang waktu beberapa jam, tepatnya sekitar pukul 05.50 Wita, giliran asrama KEPMI Bone yang terbakar.

Diduga, aksi penyerangan itu juga dilakukan puluhan Orang Tak Dikenal (OTK).

Di asrama IPMIL,  satu orang mahasiswa bernama Muhammad Abdullah Said (20) mahasiswa Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar jadi korban.

Pasalnya, warga Jjalan Ambe Nona Kelurahan Amassangan Kecamatan Wara Kota Palopo itu mengalami tebasan Senjata Tajam (Sajam) pada bagian pergelangan tangan kirinya hingga putus.

Kini korban telah mendapatkan perawatan di RS Pelamonia Makassar.

Sementara Asrama IPMIL telah dijaga ketat oleh pihak Kepolisian.

Diduga Terkait Penyerangan Mahasiswa UIM

Berdasarkan informasi yang beredar di grup-grup Whatsapp, penyerangan asrama IPMIL sekaitan dengan penyerangan terhadap salah satu mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM), Jumat (26/11/21) sekitar pukul 21.10 Wita.

Dalam info tersebut, tertulis ditujukan kepada Komandan Bantuan Khusus (Danpok Bansus) itu, terdapat kurang lebih 50 orang dari IPMIL Raya melakukan penyerangan terhadap satu mahasiswa yang juga merupakan anggota Organda Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (Kepmi) Bone.

Atas penyerangan itu, mahasiswa tersebut mengalami luka sabetan parang hingga menyebabkan kedua pergelangan tangannya hampir putus dan langsung dilarikan ke IGD RS Dr Wahidin Sudiro Husodo Makassar.

Kini, polisi masih terus mengusut dan mengejar para pelaku penyerang dan pembacokan dari OTK.

Sampai berita ini terpublis, kondisi dua asrama itu dijaga ekstra ketat aparat keamanan, dalan hal ini personel kepolisian dibantu aparat TNI.(red)

Jurnalis : Sol Jois dan Cuplis

Korlip : Saiful Emba

banner 970x250 banner 970x250