banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
NASIONAL & MANCANEGARA

Airnya di Gowa, Jeneponto Menikmati

53
banner 970x250 banner 970x250

Ket.Gambar : Presiden memutar roda pintu air menandai Bendung Karalloe Gowa resmi dioperasikan, Selasa 23 Nopember 2021.(rep)

banner 468x60

—————————————————–

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Karalloe

MEDIAKTUAL.COM – GOWA :

Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gowa Sulsel,  boleh berbangga dengan hadirnya dua proyek raksasa yang diharapkan meningkatkan kesejahteraan hifup rakyat.

Mega proyek tersebut, selain Dam Bili-bili yang telah beroperasi sejak tahun 1999, kini hadir lagi Bendungan Karalloe Kecamatan Tompobulu yang berbatasan wilayah Kab.Jeneponto.

Bendungan Karalloe tersebut, hari ini, telah diresmikan langsung Presiden RI Joko Widodo, Selasa 23 Nopember 2021.

Tidak tanggung-tanggung, pembangunan Bendung Karalloe ini menyedot uang rakyat sebesar Rp1,27 triliun.

Saat peresmian, Presiden Jokowi menyatakan bendungan ini akan difungsikan untuk mengairi sekitar 7.000 hektare lahan pertanian.

“Alhamdulillah Bendungan Karalloe yang dibangun menghabiskan anggaran Rp1,27 triliun, hari ini alhamdulillah telah selesai dan siap untuk kita resmikan. Bendungan yang nantinya akan bisa mengairi 7.000 hektare lahan pertanian,” sebutnya.

Mantan Walikota Solo itupun, kagum melihat kondisi dan potensi bendungan itu.

“Jadi bendungannya ada di Kabupaten Gowa, tapi yang mendapatkan manfaat nanti para petani di Kabupaten Jeneponto. Yang yang diairi nanti sekitar 7.000 hektare, sebuah luas yang sangat besar sekali,” kata presiden.

Jokowi berharap, dengan adanya Bendungan Karalloe maka petani yang tadinya hanya menanam padi dan palawija sekali dalam waktu tertentu, maka bisa meningkatkan masa tanam menjadi dua kali tanam padi dan sekali tanam palawija.

Dikatakan,  berdasarkan perhitungan, bendungan tersebut juga akan mengurangi banjir terutama yang ada di Jeneponto sebesar 49 persen.

“Kita ingat baru saja tahun 2019 di Jeneponto terjadi banjir besar, nah ini dengan adanya Bendungan Karalloe akan bisa mengurangi 49 persen banjir yang ada,” harap Jokowi.

Selain itu, imbuhnya lagi,  Bendungan Karalloe dinilai akan memberikan dampak yang baik karena airnya bendungan dimanfaatkan bagi pembangkit listrik air baku, yang dibutuhkan bagi masyarakat.

“Akhirnya dengan mengucapkan bismillahirohmanirohim, hari ini saya resmikan Bendungan Karalloe di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Terima kasih,” ucap Presiden dua periode itu.

Peresmian bendungan ditandai dengan pembukaan roda pintu air dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, Dirjen Sumber Daya Alam, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jarot Widyoko berharap agar masyarakat sekitar dapat memanfaatkan bendungan ini sebaik mungkin sehingga kesejahteraan petani dapat tercapai.

“Jaga efisiensi pemakaian air, karena air ini sangat berharga. Kedua, tingkatkan dari sisi kinerja mengelola lahan, manfaatkan sejengkal tanah pun untuk kemakmuran mereka, atau masing-masing petani,” harapnya.(red)

Jurnalis : Dirwan

Korlip : Tetta Nyampa

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250