Ket.Gambar : Bincang santai Bupati Bantaeng DR.H.Ilhan Syah Azikin menyambut Penceramah Kondang Prof.H.Abdul Somad, Selasa 9 Nopember 2021.(rep)
MEDIAKTUAL.COM – BANTAENG :
Setelah sekian tahun pemerintah dan masyarakat Bantaeng merindukan kehadiran ulama dan penceramah kondang tanah air Prof. H.Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D atau lebih dikenal publik Ustadz Abdul Somad (UAS), toh nantilah pada awal Nopember, tepatnya Selasa 9 Nopember 2021 dapat menginjakkan kaki di daerah berjuluk Butta Toa.
Kunjungan Ustadz asal Riau di Bantaeng adalah kali perdana, sekaligus memberikan Tausiah dengan paparan sangat ilmiah dan mudah dicerna, terkait Hikmah peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.
Untuk diketahui, beberapa hari setelah informasi tersebar rencana kedatangan UAS, warga masyarakat Bantaeng bakal berbondong-bondong hadir di Masjid Raya.
Walhasil, antusias masyarakat yang datang itu benar adanya.

Meski harus menunggu berjam-jam, ribuan masyarakat Bantaeng menyemut di area Masjid Raya, dengan pengawasan ketat mematuhi protokol kesehatan.
Pada momentum Maulid ini, sosok ulama kharismatik itu berkisah tentang awal kedatangannya di Kabupaten Bantaeng
Diakui, ke Bantaeng berkat ajakan Bupati Bantaeng DR H. Ilham Azikin, dua tahun lalu.
Sayang, katanya, ajakan bupati tidak sempat terpenuhmemenuhi gegara pembatasan Pandem Covid-19.
“Beliau (Ilham Azikin) melalui rekannya alumni sekolah praja minta Ustadz Domad datang ke Bantaeng untuk memberikan tausiah. Ini sudah dua tahun lalu. Bukan salah saya, (karena baru datang,red) tetapi salah Covid-19. Saya ikut protkes (protokol kesehatan,red) tidak keluar-keluar di masa pandemi itu,” ujarnya.
Penceramah kelahiran 18 Mei 1977 itupun memberikan apresiasi kepada Bupati Bantaeng yang ingin memanggil ke daerahnya.
“Mudah-mudahan, kedatangan saya ini dapat memberikan kebaikan untuk masyarakat Bantaeng,” harapnya.
UAS yang dikenal berwawasan luas dan lugas itu mengaku senang bisa berada di Bantaeng.
Selain, dijamu banyak pejabat yang tampil sederhana juga kompak menanggalkan seragam dan jabatannya untuk menerimanya.
“Saya dijamu makan malam di rumah jabatan. Ada pak Bupati, Dandim, Kapolres, pak wakil bupati. Di tengah kesibukannya, mereka melepaskan seragam dan jabatannya untuk berada semeja. Semuanya memakai pakaian gamis. Alhamdulillah, semoga semuanya membawa berkah dan kebaikan,” pungkas Abdul Somad, jebolan Al Azhar Kairo Mesir dan InstituteKerajaan Maroko.
Sementara itu, Bupati Bantaeng H. Ilham Syah Azikin mengakui jika dua tahun lalu dirinya sempat ke Batam untuk menemui beberapa temannya.

Kala itu, katanya, dia berharap bisa mengajak Ustad Abdul Somad untuk datang ke Bantaeng memberikan tausiah.
“Saya sejak dua tahun lalu, ke Batam untuk bertemu teman-teman di Batam. Bagaimana caranya supaya ustadz Abdul Somad ini bisa datang ke Bantaeng,” terang Ilham Azikin.
Yang pasti, imbuhnya lagi, kedatangan UAS ini adalah sebuah kehormatan untuk masyarakat Bantaeng.
Makanya, dia bersama masyarakat Bantaeng akan senantiasa menjaga kehormatan tersebut.
“Kami juga memohon maaf kalau ada yang tidak berkenan atas kunjungan ustadz di Bantaeng. Kami tahu, masyarakat Bantaeng sangat rindu dengan kehadiran Ustad Abdul Somad. Kami bangga, sejak usai salat Azhar, masyarakat Bantaeng sudah berkumpul di Masjid ini. Tidak ada yang goyang di tempat ini hanya untuk bertemu dengan ustadz. Semoga ini menjadi berkah dan amal ibadah untuk kita semua,” harap bupati jebolan IPDN/STPDN Jatinangor Jabar.
Dihadapan ribuan jamaah yang memadati Masjid Raya Bantaeng, Abdul Somad, pendakwah yang ahli di bidang ilmu Hadis dan Fikih, memberikan Tausiah tentang meneladani sikap fan perilaku Rasulullah SAW sebagai pemersatu ummat, demi Bantaeng Baik dan Bermartabat.(r/nani/pemred)
Langsung ke konten














