Ket.Gambar : Kadis DLH Jeneponto Muh Basuki Baharuddin, SE mendampingi Bupati Jeneponto Drs.H.Iksan Iskandar, M.Si, pada giat bersih-bersih seputar Ibukota Bontosunggu.(ist)
MEDIAKTUAL.COM – JENEPONTO :
Slow but Sure, setidaknya menjadi komitmen Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jenepponto Sulsel, terkait upaya menjaga kebersihan lingkungan.
Penanganan kebersihan itu, diakui Kadis DLH Jeneponto Muh Basuki Baharuddin, bukanlah perkara gampang.
“Kenapa begitu, ya karena kebersihan itu tak.mungkin teripta jika di sekeliling kita masih banyak kotoran sampah rumah tangga yang menumpuk dan berserakan. Nah, bagaimana menyikapi sampah-sampah itu, tentu butuh kesadaran masyarakat termasuk dukungan stakehokder lainnya. Sekarang ini bisa dilihat sendiri bagaimana kondisi kebersihan yang ada di perkotaan dan wilayah kecamatan. Semua itu, kita lakukan dengan niat tulus ingin melihat daerah ini bersih, sekaligus meresponi harapan Bapak Bupati bagaimana mewujudkan Jeneponto SMART,” ungkapnya, di suatu kesempatan bertemu Pemimpin Umum dan Redaksi Mediaktual.Com, di sebuah warkop di Belokallong Kel. Balang Toa.

Hal urgen lagi, terang mantan Camat Binanu itu bahwa selama dirinya didapuk mengemban amanah sebagai kadis, dia bersama personel di lapangan tak pernah berhenti melakukan sosialisasi, mencerahkan dsn mengedukasi masyarakat agar selalu patuh menjaga kebersihan, terkhusus tidak membuang sampah disembarang tempat.
“Alhamdulillah, sekarang ini, soal sampah sudah kita berdayakan fan punya nilai ekonomis. Artinya, warga tinggal memilah mana sampah yang bisa diolah dan dijua l mana yang tidak. Wadahnya kan sudah ada yakni Bank Sampah hadir di setiap wilayah kecamatan.Insya Allah, tahun 2021 ini kita targetkan pendirian 30 Bank Sampah, tinggal masyarakat memberdayakannya,” harap Muh Basuki Baharuddin, pejabat yang dikenal disiplin, suoel dan murah senyum itu.(pemred)
Langsung ke konten














