banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
EKOBISPAR

Lagi, Warga Gowa Kaya Mendadak

51
banner 970x250 banner 970x250

Terima Dana Konsinyasi Proyek Bendungan Karalloe

banner 468x60

MEDIAKTUAL.COM – GOWA :

Setelah sekian lama menanti, akhirnya 18 warga di Kecamatan Tompobulu dan Biringbulu, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, mengumbar senyum gegara menerima pembayaran ganti rugi pengadaan tanah proyek strategis nasional pembangunan Bendungan Karalloe, Selasa 25 Oktober 2021.

Pembayaran tersebut, merupakan tahap kesembilan dan dipastikan pencairan inilah yang terakhir melalui upaya konsinyasi dari Pengadilan Negeri Sungguminasa Gowa.

Jumlah penerima sebanyak 18 orang warga, dengan total pembayaran mencapa Rp1,294 miliar lebih melalui rekening BNI.

Kepala Kantor Kementerian ATR/ BPN Kabupaten Gowa Asmain Tombili mengatakan,  total jumlah bidang tanah yang digunakan yakni 1.101 bidang dengan luas 230,59 hektare di dua kecamatan terdiri tiga desa dan satu kelurahan.

“Hari ini kita lakukan pembayaran untuk tahap ke sembilan kepada 18 masyarakat denga total 21 bidang karena ada beberapa orang yang dobel dan insyaallah ini adalah tahap terakhir untuk pembayaran langsung seperti ini,” ujarnya.

Mantan Kakan BPN Pangkep itu menyebut,  jumlah total yang harus dibayarkan untuk proyek strategis Bendungan Karalloe ini sebesar Rp82.964.510.000.

Sementara,  total yang telah terbayar Rp80.516.540.000, atau 97 persen dengan jumlah 1.064 bidang.

Dengan begitu, terang Asmain,  yang tersisa sebanyak Rp1.153.640.000, atau 1,37 persen dengan 16 bidang.

Sementara itu, Penjabat Sekda Gowa Kamsina yang turut menyerahkan secara simbolis pembayaran tersebut mengatakan,  pembayaran ini merupakan tahap ke sembilan pada dua kecamatan yakni Kecamatan Tompobulu dan Biringbulu yang tanahnya digunakan dalam pembangunan Bendungan Karalloe.

“Kita lakukan pembayaran kepada masyarakat kita yang tanahnya digunakan bagi pelaksanaan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat,” ungkapnya.

Kamsina memaparkan, proyek pembangunan Bendungan yang dimulai sejak tahun 2005 ini memiliki banyak manfaat.

Salah satunya, sebut dia, untuk pengendalian banjir karena adanya wadah menampung air saat curah hujan tinggi agar tidak meluap ke kawasan pemukiman yang berada di bawah bendungan.

Mantan Camat Biringbulu itu berharap, melalui pembayaran ini yang langsung masuk ke rekening masing-masing atau ahli waris, masyarakat bisa menggunakan dengan baik dan bijak.

Dari beberapa kali pembayaran proyek Karalloe, tampak jelas kehidupan warga khususnya pemilik lahan, sangat berubah dari potret miskin berubah drastis jadi kayak mendadak.

Itu dibuktikan, sejumlah penerima telah memoles rumah serta membeli kendaraan mewah.

Turut hadir,  jajaan Forkopimda, Kepala Cabang BNI Mattoanging, Perwakilan BBWS Jeneberang, para Kepala OPD dan undangan lainnya.(anwar/dirwan/red)

REDAKTUR : Muchtar M Naba

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250