Bupati Ilham Azikin Teken Kerjasama Dua Perusahaan
MEDIAKTUAL.COM – JAKARTA :
Sulawesi Selatan bisa bangga dengan hadirnya dua mega proyek Pembangunan Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yang ada di Jeneoonto dan Sidrap.
Namun, jika rencana proyek PLTB di Bantaeng ini segera terwujud maka dipastikan keberadaannya lebih menggaung karena grand desainnya yang pertama di Indonesia.
Artinya, out source, baling-balingnya berada dilaut, bukan didarat.
Guna merealisasikan rencana pembangunan PLTB di area perairan laut Pa’jukukang itu, Bupati Bantaeng DR.H.Ilham Syah Azikin menghadiri dan ikut meneken kerjasama antara dua perusahaan yakni Bantaeng Sinergi Cemerlang (Perseroda) dengan PT WPD Energy, pada pameran Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2021 di Jakarta, Rabu 20 Oktober 2021.
Kerja sama tersebutterkait dengan suplai energi listrik untuk kawasan KIBA di Bantaeng.
“Perjanjian kerja sama ini dalam rangka pembangunan PLTB, sama yang ada di Jeneponto. Yang jadi pembeda, kita out source, baling-balingnya ada di laut bukan di darat,” ungkap Direktur PT Basic (Perseroda), Tony Pahlevi.
Dikatakan, keberadaan PLTB ini akan menopang kebutuhan energi listrik untuk PT KIBA.
Nilai investasi, sebut Tony, untuk proyek ini sebesar USD200 juta atau setara dengan Rp2,8 Triliun dengan kapasitas 1.000 megawatt.
“MoU ini akan berjalan dalam waktu dua tahun. Karena masih banyak perizinan yang dilakukan kedua belah pihak untuk merealisasikan energy baru terbarukan,” katanya.
Menurut Tony Pahlevi, PLTB ini dipilih karena salah satu sumber energi yang terbarukan dan ramah lingkungan.
Selain meneken kerja sama dengan PT.WPD, PT Basic (Perseroda) juga meneken adendum perjanjian kerja sama dengan Butta Toa Group.
Perusahaan ini, akan mulai membangun tiga pabrik hingga 2027.
Ketiga pabrik tersebut yakni smelter, stainless stell dan pabrik metal.
Disebutkan, pabrik pertama yang akan dibangun adalah smelter yang mulai pelaksanaan ground breaking pada Desember 2021.
Rencana pembangunannya, katanya, akan tuntas pada 2024.
Selanjutnya, untuk stainles stell dan pabrik metal itu akan dibangun pada tahap selanjutnya.

Begitupun, pabrik stainles stell dibangun pada 2023 dan selesai pada 2025 sedangkan pabrik metal selesai pada 2027.
“Nilai investasinya ini Rp11,3 Triliun untuk tiga pabrik ini. Mudah-mudahan proses ini bisa selesai tepat waktu,” harap Tony
Sementara itu, Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin memapartkan grand desain pembangunan PLTB di laut Pa’jukukang untuk menyuplai energi listrik di KIBA.
Dikatakan, grand desain PLTB di laut ini adalah yang pertama di Indonesia.
“Jika ini terwujud, ini adalah yang pertama di Indonesia,” jelas bupati jebolan IPDN Jatinangor Jabar itu.
Dengan rencana tersebut, mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Mantan Kapolri itu berharap, rencana ini bisa terwujud untuk masa depan Bantaeng yang lebih baik.
Untuk diketahui, KIBA memiliki luas lahan mencapai 3.151 hektar. Kawasan ini masuk dalan Project strategis nasional (PSN).
Selain industri smelter, di kawasan ini juga akan dibangun pelabuhan ekspor untuk mendukung aktivitas niaga di Indonesia.
Apkasi Otonomi Ekspo (AOE) 2021 dibuka langsung oleh presiden RI, Joko Widodo secara virtual di Istana Bogor.
Presiden mengapresiasi langkah Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dalam menggerakkan ekonomi daerah di tengah situasi pandemi.
“Saya mengapresiasi inisiatif Apkasi untuk segera menggerakkan perekonomian di daerah melalui expo ini. Saya setuju bahwa perdagangan, turisme dan investasi harus mulai digerakkan, jangan terlambat tetapi dengan catatan kesehatan tetap nomor satu,” pesan Jokowi.(bs/red)
REDAKTUR : Mustafa
Langsung ke konten














