MEDIAKTUAL.COM – BANTAENG :
Jim Collins, peneliti multi sains Amerika menilai penemimpin itu punya visi, terus bekerja dan tidak ego, melainkan untuk kemajuan organisasi dan bawahannya.
Filosofi ini, setidaknya terpatri pada kepemimpinan Ilham Syah Azikin, Bupati Bantaeng.
Betapa tidak, menapaki tahun ketiga pemerintahan Ilham Azikin – Sahabuddin, raihan prestasi yang berujung penghargan terus mengalir, dari skala regional hingga level nasional.
Terakhir, pasca meraih penghargaan 5 inovasi pelayanan publik plus menjadi nominator Kepala Daerah Terbaik.nasional 2021, kini di penghujung September Ilham Azikin kembali mempersembahkan tropi dan sertifikat berupa Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2020 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Republik Indonesia.
Penganugerahan APE tersebut, diberikan kepada kepala daerah yang memiliki komitmen besar dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi pengarusutamaan gender atau PUG.
Penghargaan tersebut, dijemput di Jakarta dan diterima oleh Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin di Makassar, Selasa, 28 September 2021.
Untuk diketahui, Bantaeng menerima penghargaan APE dengan kategori Madya. Kategori ini adalah kategori perlindungan perempian dan anak untuk tahap pengembagan.
Kepala Dinas PMD dan PPPA Kabupaten Bantaeng Ahmad Yani mengatakan, pemerintah Kabupaten Bantaeng sejauh ini memang telah melaksanakan program perlindungan perempuan dan anak dengan melibatkan lima perangkat daerah secara integral.
Kelima perangkat daerah ini, katanya, bekerja sama untuk memberikan perlindungan perempuan dan anak.
“Mereka sudah melaksanakan program masing-masing di setiap OPD,” sebut kadis.
Kelimanya yakni Bappeda, PMD PPA, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Disdukcapil.
Dikatakan, penghargaan diberikan Kementerian PPPA RI kepada Kabupaten Bantaeng ini didapatkan setelah dilakukan evaluasi dari pengarusutamaan gender.

Ahmad Yani menyebutkan dalam evaluasi ini ada tujuh komponen yang harus dipenuhi yaitu, komitmen, kebijakan, kelembagaan, SDM dan anggaran, analisis gender, data gender dan partisipasi dari masyarakat yang ada di Kabupaten Bantaeng.
“Alhamdulillah komponen ini semua di sudah terpenuhi dan sudah terlaksana. Terbukti karena Bantaeng adalah kabupaten inklusi dan semua anggaran responsif gender dan tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan,” pungkasnya
Atas capaian prestasi tetsebut, Ilham Azikin mengatakan penghargaan ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabupaten Bantaeng.
“Kita berharap ini bisa ditingkatkan kedepannya. Ini sebuah pengakuan atas komitmen dan peran Pemkab Bantaeng dalam mewujudkan kesetaraan gender,” pungkas bupati bergelar Doktor Pemerintahan itu.
Selain Bantaeng, beberapa daerah di Sulsel juga menerima penghargaan APE, seperti Wajo, Jeneponto dan Takalar.(pemred)
Langsung ke konten














