banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
EKOBISPAR

Bantaeng Fokus Tiga Varietas Padi

55
banner 970x250 banner 970x250

MEDIAKTUAL.COM.- BANTAENG :

banner 468x60

Dua tahun kondisi ekonomi nasional  ‘goyah’ gegara pandemi covid-19, membuat sejumlah daerah melakukan berbagai upaya dan inovasi untuk menggerakkan sektor UMKM, termasuk peningkatan produksi pangan.

Khusus di Kabupaten Bantaeng Sulsel, awal Juli (5/8), Dinas Pertanian usai mengafakan kegiatan Temu Lapang Kegiatan Demplot Pengembangan VUB Padi Khusus dan VUB Spesifik.

Kegiatan yang digelar di Kelurahan Lembang Kec. Bantaeng itu,dihadiri Bupati Bantaeng Ilham Syah Azkin.

Ketua Panitia Repelita Kallo menyatakan, kegiatan demplot varietas unggul baru padi spesifik lokasi melibatkan petani di Kec. Bantaeng dengan luas lahan pertanaman sebesar 15 hektar dengan 3 varietas bibit unggul baru.

Hal laim, Kepala BPTP Provinsi Sulsel, Abdul Wahid mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dari Kementerian Pertanian, mengingat Sulsel dianggap memiliki produksi yang cukup baik dan menjadi salah satu lumbung pangan nasional.

“Salah satu upaya peningkatan produktivitas yakni dengan memproduksi varietas unggul, kami telah menganalisa beberapa varietas yang berpotensi seperti Inpari 42, Nutri Zinc, Membramo, yang mana salah satunya bila dikonsumsi dapat mengatasi masalah stunting,” ujarnya.

Disebutkan Abdul Wahid bahwa, BPTP mendampingi para petani untuk bagaimana berproduksi dengan baik, mengawal kelompok tani untuk meningkatkan kualitas produksinya.

“Jadi bukan hanya pengawal penanaman padi, namun juga bawang, jagung dan kelapa,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Ilham Azikin yang sekaligus melakukan panen raya mengatakan,  hadirnya sebuah varietas bibit unggul baru ini akan memberi nilain tambah bagi petani karena tentunya akan berimbas pada orientasi pemasaran yang lebih baik. 

“Kami tentu senang dan bahagia karena ini skan menjadi harapan yang lebih baik bagi petani Bantaeng karena pertanian menjadi salah satu fokus dan konsen pemerintah apalagi di tengah pandemi saat ini. Kami beserta seluruh jajaran Forkopimda senantiasa memohon support,” ungkapnya.

Bupati bergelar Doktor itu mengakui,  empat bulan terakhir, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BPPP) Kementan RI melakukan pengembangan tiga varietas padi di Bantaeng. Varietas itu adalah Nutri Zinc, Inpari 42 dan Membramo.

Hasilnya, ketiga varietas ini tumbuh dan berproduksi dengan baik dan sudah panen. Potensinya 7,1 ton per hektare.

“Kami juga tertarik untuk mengembangkan pembenihan Varietas Nutri Zinc. Varietas ini dapat tumbuh dengan mudah di musim tanam kedua (MT2). Uniknya, varietas ini memiliki unsur Zinc paling besar yaitu 34,5 ppm. Unsur ini diketahui baik untuk tubuh dan bisa mencegah Stunting (kekerdilan),” sebut Ilham Azikin.

Kedepan, imbuhnya lagi, pihaknya akan bekerjasama dengan Kodim 1410/Bantaeng untuk mengembangkan benih varietas Nutri Zinc ini.

Selanjutnya, benih-benih ini akan disebar ke petani lokal.

“Semoga tahun depan, kita sudah surplus padi varietas Nutri Zinc ini,” harap bupati lulusan LEMHANAS 2019 itu.

Turut hadir, Kapolres Bantaeng, Rachmat Sumekar, perwakilan unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pertanian Bantaeng, Budi Taufik, Kepala Dinas Kominfo SP, H. Subhan, Camat Bantaeng, Rigas Panawang Hakim, Lurah Lembang, Faradita Solthan serta para penyuluh pertanian.(nani/red)

REDAKTUR : Mustafa

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250